KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
JAKARTA -- Presenter Raffi Ahmad sudah lebih dari 1 bulan berada di pusat rehabilitasi ketergantungan narkoba di Lido, Sukabumi, Jawa Barat.
Raffi ditangkap pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) kala penggerebekan yang dilakukan beberapa waktu lalu di kediamannya di bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Namun, sejak dipindahkan dari Gedung BNN ke Lido pada 19 Februari lalu, pihak BNN tidak mengetahui perkembangan terkait program rehabilitasi narkoba yang dijalani oleh Raffi Ahmad.
“Raffi masih berada di Lido. Kalau perihal program rehabilitasinya kami kurang tahu perkembangannya,” kata Kepala Humas BNN, Sumirat Dwiyanto di Jakarta, Kamis (28/3).
Menurut Sumirat sejak Raffi dipindahkan ke Lido, Raffi menjadi tanggungjawab dan perhatian pihak dokter di Lido karena pihak Lido yang bersentuhan langsung terkait proses rehabilitasinya.
“Kami hanya memantau, tetapi itu juga tidak secara intensif karena di BNN kasus yang kami tangani banyak, bukan hanya persoalan Raffi,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya akan bersinggungan langsung dengan Raffi Ahmad saat sidang perkara bergulir. “Kita tunggu saja perkembangannya nanti ya,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.