Bukan Indonesia, Ini Negara Pemilik Pulau Terbanyak di Dunia

Jumali
Jumali Rabu, 04 November 2026 11:57 WIB
Bukan Indonesia, Ini Negara Pemilik Pulau Terbanyak di Dunia

Indonesia/Magnific

Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan wilayah perairan yang membentang dari barat hingga timur. Namun, jika dibandingkan berdasarkan jumlah pulau, Indonesia ternyata belum menempati posisi teratas di dunia.

Negara yang memiliki pulau terbanyak justru berada di kawasan Eropa Utara. Swedia menempati peringkat pertama dengan jumlah 267.570 pulau, jauh melampaui Indonesia yang berada di urutan ketujuh dengan 17.508 pulau.

Posisi kedua ditempati Norwegia dengan 239.057 pulau, sedangkan Finlandia berada di urutan ketiga dengan 198.146 pulau.

Dilansir dari Visual Capitalist, ketiga negara tersebut secara keseluruhan memiliki 704.773 pulau. Jumlah itu setara dengan 74,6% dari total pulau yang tercatat dalam data global tersebut.

Kanada berada di peringkat keempat dengan 52.455 pulau. Berikutnya, Chile memiliki 43.471 pulau dan Amerika Serikat mencatatkan 28.449 pulau.

Indonesia menempati urutan ketujuh, diikuti Jepang dengan 14.125 pulau. Australia dan Filipina masing-masing berada di posisi kesembilan dan kesepuluh.

Daftar 10 Negara dengan Pulau Terbanyak

Berikut daftar negara dengan jumlah pulau terbanyak di dunia berdasarkan data yang dikutip Visual Capitalist:

  1. Swedia: 267.570 pulau

  2. Norwegia: 239.057 pulau

  3. Finlandia: 198.146 pulau

  4. Kanada: 52.455 pulau

  5. Chile: 43.471 pulau

  6. Amerika Serikat: 28.449 pulau

  7. Indonesia: 17.508 pulau

  8. Jepang: 14.125 pulau

  9. Australia: 8.222 pulau

  10. Filipina: 7.641 pulau

Mengapa Negara Skandinavia Memiliki Begitu Banyak Pulau?

Tingginya jumlah pulau di Swedia dan Norwegia tidak terlepas dari kriteria pemetaan yang digunakan. Kedua negara tersebut memasukkan pulau-pulau berukuran sangat kecil, termasuk daratan yang hanya memiliki luas sekitar 9 hingga 10 meter persegi.

Swedia, misalnya, mengakui daratan seluas 9 meter persegi sebagai pulau. Sementara itu, Norwegia menghitung pulau dengan luas sekitar 10 meter persegi atau lebih. Penghitungan keduanya juga mencakup pulau-pulau di perairan pedalaman.

Faktor alam turut membentuk banyaknya pulau di kawasan Skandinavia. Bentang alam tersebut merupakan salah satu hasil proses glasiasi selama Zaman Es terakhir.

Saat itu, pergerakan gletser mengikis dan membentuk kembali permukaan bumi. Ketika lapisan es menyusut, proses tersebut meninggalkan bebatuan, perairan pesisir dangkal, serta sistem danau yang kemudian menjadi bagian dari bentang alam kawasan tersebut.

Salah satu contohnya adalah Kepulauan Stockholm di Swedia. Wilayah ini membentang hingga Laut Baltik dan mencakup sekitar 30.000 pulau, pulau kecil (islets), serta pulau karang berbatu (skerries).

Finlandia juga memiliki kawasan kepulauan dengan puluhan ribu pulau. Sementara itu, Kepulauan Oygarden di sebelah barat Bergen, Norwegia, memperlihatkan bentang alam berupa pulau-pulau berbatuan yang dipisahkan selat sempit.

Perbedaan Cara Menghitung Pulau di Jepang dan Kanada

Jumlah pulau suatu negara juga dipengaruhi oleh definisi dan metode penghitungan yang digunakan. Jepang, misalnya, mencatat 14.125 pulau berdasarkan daratan yang terbentuk secara alami dan memiliki keliling setidaknya 100 meter.

Penghitungan tersebut tidak memasukkan pulau buatan maupun pulau-pulau yang berada di danau dan sungai. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan kriteria dapat memengaruhi jumlah pulau yang tercatat dan posisi sebuah negara dalam daftar global.

Kanada juga memiliki wilayah kepulauan yang luas. Data jumlah pulau negara tersebut mengacu pada pulau-pulau pesisir dan tidak memasukkan keseluruhan geografi pulau air tawar yang tersebar di wilayahnya.

Salah satu kawasan dengan konsentrasi pulau terbesar adalah Kepulauan Arktik Kanada yang terdiri atas lebih dari 36.000 pulau. Di kawasan ini terdapat Pulau Baffin, salah satu pulau terbesar di dunia berdasarkan luas wilayah.

Di bagian selatan, Kepulauan Alexander di Alaska tenggara mencakup sekitar 1.100 pulau bernama. Beberapa di antaranya adalah Pulau Prince of Wales dan Pulau Admiralty. Kawasan tersebut dikenal memiliki garis pantai terjal, hutan hujan ugahari (temperate rainforests), serta ekosistem laut yang beragam.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online