Layar iPhone Duo Bermasalah, Apple Ganti Unit yang Rusak
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar lipat retak di sekitar engsel. Apple mengganti salah satu unit, tetapi penyebabnya belum diketahui.
Poster film Laut Bercerita/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Film Laut Bercerita akhirnya memiliki tanggal tayang resmi di Indonesia. Film debut rumah produksi Pal8 Pictures tersebut dijadwalkan hadir serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 29 Oktober 2026, hanya beberapa pekan setelah menjalani world premiere di Busan International Film Festival (BIFF) 2026.
Tanggal tersebut dipilih berdekatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober. Bagi tim film, momentum itu dianggap selaras dengan semangat perjuangan anak muda yang menjadi bagian penting dalam cerita Laut Bercerita.
Kepastian jadwal tayang diumumkan Pal8 Pictures dalam konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Rabu (9/9/2026). Pengumuman tersebut turut dihadiri para pembuat film dan jajaran pemeran.
Film Laut Bercerita merupakan adaptasi novel best seller berjudul sama karya Leila S. Chudori. Film tersebut disutradarai Yosep Anggi Noen dan membawa cerita yang sebelumnya dikenal pembaca novel ke medium layar lebar.
Mengapa Tayang 29 Oktober?
Pemilihan 29 Oktober bukan semata-mata persoalan jadwal produksi. Waktu tersebut sengaja ditempatkan setelah peringatan Sumpah Pemuda karena film ini memiliki kedekatan dengan semangat anak muda dan perjuangan yang menjadi napas ceritanya.
Yosep Anggi Noen mengatakan keputusan penayangan pada Oktober juga berkaitan dengan kesiapan teknis film.
"Ditayangkan Oktober bukan karena intimidasi, tapi memang memiliki kesiapan teknikal. Oktober adalah bulan pemuda, dekat dengan semangat anak Winantra," kata Yosep Anggi Noen.
Dengan demikian, penonton Indonesia akan dapat menyaksikan Laut Bercerita di bioskop mulai 29 Oktober 2026, setelah film tersebut lebih dahulu diperkenalkan kepada penonton internasional melalui BIFF.
Sebelumnya, Laut Bercerita telah dipastikan masuk Main Competition Busan International Film Festival 2026. Film tersebut akan menjalani world premiere di Busan pada 6–15 Oktober 2026 sebelum diputar secara nasional di Indonesia.
Leila S. Chudori Hadapi Tantangan Adaptasi Novel
Perpindahan cerita dari novel ke film menjadi tantangan tersendiri bagi Leila S. Chudori yang ikut mengerjakan skenario. Tidak semua bagian dalam novel dapat dipertahankan karena film memiliki keterbatasan durasi dan membutuhkan bahasa penceritaan yang berbeda.
Leila mengungkapkan proses tersebut menuntut dirinya untuk merelakan sejumlah bagian dari cerita yang sebelumnya ada dalam draf.
"Mengeluarkan semua draft, yang paling penting merelakan beberapa adegan karena waktu yang tak cukup," ujarnya.
Pengalaman Leila sebagai editor Tempo juga menjadi salah satu bekal dalam proses penyusunan cerita untuk layar lebar.
"Yang betul bukan yang bagus sekali," ucapnya.
Menurut Leila, film tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan kata-kata. Cerita harus mampu diterjemahkan menjadi pengalaman visual melalui pergerakan karakter dan adegan.
Tantangan tersebut menjadi penting bagi penonton yang telah membaca novelnya karena adaptasi film tidak harus memindahkan seluruh isi buku secara utuh. Medium film memiliki cara tersendiri untuk menyampaikan emosi, konflik, dan perjalanan para tokohnya.
Laut Bercerita Lebih Dulu ke Busan
Sebelum bertemu penonton Indonesia, Laut Bercerita akan lebih dulu tampil di salah satu festival film penting Asia, yakni Busan International Film Festival 2026. Film ini masuk program Main Competition dan bersaing dengan film-film internasional untuk memperebutkan penghargaan Best Film.
Produser Gita Fara menilai kesempatan tersebut penting karena Busan menjadi ruang perkenalan pertama bagi film kepada penonton Asia dan internasional.
"Platform penting Asia saat memutarkan perdana film," ujarnya.
Status sebagai film yang menjalani world premiere di BIFF membuat perjalanan Laut Bercerita menjadi berbeda. Film tersebut tidak langsung diperkenalkan kepada penonton Indonesia, tetapi terlebih dahulu membawa ceritanya ke panggung festival internasional sebelum diputar serentak di bioskop Tanah Air.
Bagi penonton Indonesia, jadwal 29 Oktober 2026 menjadi tanggal penting untuk dicatat. Setelah perjalanan perdananya di Busan, Laut Bercerita akan mulai dapat disaksikan di bioskop-bioskop Indonesia sehari setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Posisi film di Main Competition BIFF juga menambah perhatian terhadap karya debut Pal8 Pictures tersebut sebelum memasuki jadwal tayang nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar lipat retak di sekitar engsel. Apple mengganti salah satu unit, tetapi penyebabnya belum diketahui.
Singapura menyebut pengurangan ekspor gas Indonesia kurang dari 2% kebutuhan harian dan menyiapkan pasokan LNG serta cadangan bahan bakar.
Kemenkes membantah narasi Menkes Budi Gunadi Sadikin sesak napas saat memakai tabung oksigen di Palangka Raya dan menjelaskan tujuan kunjungannya.
Serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 14 lainnya.
BNPB memantau karhutla di Way Kambas yang berdampak pada 7.000 hektare lahan. Pemadaman terkendala gambut, angin, dan keterbatasan air.
Survei IPO dua tahun Kabinet Merah Putih menempatkan Bahlil Lahadalia sebagai menteri paling diingat publik dengan angka top of mind 37,5%.