WNI Tetap Bebas Visa ke Thailand, Maksimal 30 Hari Mulai 15 September
Thailand pangkas masa tinggal bebas visa jadi 30 hari mulai 15 September 2026. WNI tetap bebas visa, aturan masuk darat lebih fleksibel. Simak selengkapnya!
Primbon/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Bagi masyarakat yang masih memegang tradisi perhitungan weton dalam Primbon Jawa, Selasa, 2 Juni 2026, atau bertepatan dengan Selasa Kliwon dalam penanggalan Jawa, dipercaya memiliki pengaruh tertentu terhadap sejumlah weton.
Berdasarkan perhitungan primbon, terdapat dua weton yang disebut sedang berada pada hari naas sehingga dianjurkan lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan atau melaksanakan agenda penting.
Selasa Kliwon 2 Juni 2026 dalam Penanggalan Jawa
Tanggal 2 Juni 2026 bertepatan dengan 16 Besar 1959 Dal dan jatuh pada pasaran Selasa Kliwon. Dalam tradisi masyarakat Jawa, kombinasi hari dan pasaran atau weton kerap digunakan sebagai pedoman untuk menentukan waktu yang dianggap baik maupun kurang baik dalam menjalankan berbagai aktivitas.
Meski tidak memiliki dasar ilmiah, kepercayaan ini masih dijaga sebagai bagian dari warisan budaya dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Dua Weton yang Disebut Mengalami Hari Naas
Menurut perhitungan Primbon Jawa, terdapat dua weton yang diyakini sedang berada dalam fase hari naas pada Selasa Kliwon, 2 Juni 2026.
1. Sabtu Pahing
Pemilik weton Sabtu Pahing dipercaya memiliki hari naas yang jatuh pada Selasa Wage dan Selasa Kliwon.
Karena itu, mereka disarankan untuk lebih berhati-hati apabila hendak melaksanakan kegiatan besar seperti:
Pernikahan
Pindah rumah
Membuka usaha baru
Menandatangani perjanjian penting
Memulai proyek berskala besar
Dalam tradisi Jawa, apabila kegiatan tersebut tidak dapat ditunda, biasanya disertai doa atau ritual keselamatan sesuai keyakinan masing-masing.
2. Sabtu Pon
Weton kedua yang disebut memiliki hari naas pada Selasa Kliwon adalah Sabtu Pon.
Selain Selasa Kliwon, weton ini juga dipercaya memiliki hari kurang baik pada Selasa Legi.
Menurut kepercayaan Primbon Jawa, pemilik weton Jumat Pahing dianjurkan menghindari keputusan besar yang berisiko tinggi pada hari tersebut. Tujuannya adalah sebagai bentuk kehati-hatian agar terhindar dari hambatan atau kendala yang tidak diinginkan.
Makna Hari Naas dalam Tradisi Jawa
Dalam pandangan budaya Jawa, konsep hari naas bukan semata-mata ramalan buruk. Sebaliknya, hal itu lebih dimaknai sebagai pengingat agar seseorang lebih waspada, berhitung matang, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.
Karena itu, sebagian masyarakat memanfaatkan perhitungan weton sebagai sarana introspeksi sebelum melaksanakan agenda penting.
Di sisi lain, banyak kalangan memandang weton sebagai bagian dari tradisi budaya yang patut dilestarikan tanpa harus dijadikan acuan mutlak dalam menentukan langkah hidup.
Tetap Utamakan Pertimbangan Rasional
Terlepas dari kepercayaan terhadap Primbon Jawa, keberhasilan suatu rencana tetap dipengaruhi berbagai faktor seperti persiapan, perencanaan, kerja keras, dan kondisi yang dihadapi.
Bagi pemilik weton Sabtu Pahing dan Sabtu Pon yang mempercayai perhitungan weton, Selasa Kliwon 2 Juni 2026 dapat dijadikan momentum untuk lebih berhati-hati. Sementara bagi masyarakat lainnya, penanggalan ini dapat dipahami sebagai bagian dari kekayaan budaya Jawa yang masih hidup hingga saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Thailand pangkas masa tinggal bebas visa jadi 30 hari mulai 15 September 2026. WNI tetap bebas visa, aturan masuk darat lebih fleksibel. Simak selengkapnya!
PT Pegadaian (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli” menyalurkan 1.000 paket sembako kepada pengemudi ojek
Satpol PP Bantul menindaklanjuti laporan warga terkait indekos di Ngestiharjo yang diduga digunakan untuk aktivitas open BO atau prostitusi.
Instagram meluncurkan label AI Generated Profile. Akun AI tanpa label berisiko kehilangan jangkauan di Reels dan Explore.
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi lolos ke 16 besar China Masters 2026 setelah Goh Sze Fei/Nur Izzuddin mundur. Simak hasil dan jadwal wakil Indonesia lain