Dari Gangguan Tidur hingga Konsentrasi, Ini Dampak Anak Terlalu Lama Main HP
Ketahui 10 dampak anak terlalu lama bermain HP, mulai dari gangguan tidur dan mata lelah hingga risiko konten tidak sesuai usia, serta cara membatasinya.
Primbon/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Bagi masyarakat yang masih memegang tradisi perhitungan weton dalam Primbon Jawa, Senin, 1 Juni 2026, atau bertepatan dengan Senin Wage dalam penanggalan Jawa, dipercaya memiliki pengaruh tertentu terhadap sejumlah weton. Berdasarkan perhitungan primbon, terdapat dua weton yang disebut sedang berada pada hari naas sehingga dianjurkan lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan atau melaksanakan agenda penting.
Senin Wage 1 Juni 2026 dalam Penanggalan Jawa
Tanggal 1 Juni 2026 bertepatan dengan 15 Besar 1959 Dal dan jatuh pada pasaran Senin Wage. Dalam tradisi masyarakat Jawa, kombinasi hari dan pasaran atau weton kerap digunakan sebagai pedoman untuk menentukan waktu yang dianggap baik maupun kurang baik dalam menjalankan berbagai aktivitas.
Meski tidak memiliki dasar ilmiah, kepercayaan ini masih dijaga sebagai bagian dari warisan budaya dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Dua Weton yang Disebut Mengalami Hari Naas
Menurut perhitungan Primbon Jawa, terdapat dua weton yang diyakini sedang berada dalam fase hari naas pada Senin Wage, 1 Juni 2026.
1. Jumat Legi
Pemilik weton Jumat Legi dipercaya memiliki hari naas yang jatuh pada Senin Pon dan Senin Wage.
Karena itu, mereka disarankan untuk lebih berhati-hati apabila hendak melaksanakan kegiatan besar seperti:
Dalam tradisi Jawa, apabila kegiatan tersebut tidak dapat ditunda, biasanya disertai doa atau ritual keselamatan sesuai keyakinan masing-masing.
2. Jumat Pahing
Weton kedua yang disebut memiliki hari naas pada Senin Wage adalah Jumat Pahing.
Selain Senin Wage, weton ini juga dipercaya memiliki hari kurang baik pada Senin Kliwon.
Menurut kepercayaan Primbon Jawa, pemilik weton Jumat Pahing dianjurkan menghindari keputusan besar yang berisiko tinggi pada hari tersebut. Tujuannya adalah sebagai bentuk kehati-hatian agar terhindar dari hambatan atau kendala yang tidak diinginkan.
Makna Hari Naas dalam Tradisi Jawa
Dalam pandangan budaya Jawa, konsep hari naas bukan semata-mata ramalan buruk. Sebaliknya, hal itu lebih dimaknai sebagai pengingat agar seseorang lebih waspada, berhitung matang, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.
Karena itu, sebagian masyarakat memanfaatkan perhitungan weton sebagai sarana introspeksi sebelum melaksanakan agenda penting.
Di sisi lain, banyak kalangan memandang weton sebagai bagian dari tradisi budaya yang patut dilestarikan tanpa harus dijadikan acuan mutlak dalam menentukan langkah hidup.
Tetap Utamakan Pertimbangan Rasional
Terlepas dari kepercayaan terhadap Primbon Jawa, keberhasilan suatu rencana tetap dipengaruhi berbagai faktor seperti persiapan, perencanaan, kerja keras, dan kondisi yang dihadapi.
Bagi pemilik weton Jumat Legi dan Jumat Pahing yang mempercayai perhitungan weton, Senin Wage 1 Juni 2026 dapat dijadikan momentum untuk lebih berhati-hati. Sementara bagi masyarakat lainnya, penanggalan ini dapat dipahami sebagai bagian dari kekayaan budaya Jawa yang masih hidup hingga saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketahui 10 dampak anak terlalu lama bermain HP, mulai dari gangguan tidur dan mata lelah hingga risiko konten tidak sesuai usia, serta cara membatasinya.
Batuk lebih dari dua pekan, demam malam, dan berat badan turun bisa menjadi gejala TB. Kenali tanda-tandanya dan kapan harus periksa.
KPK menduga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima Rp2,08 miliar dari setoran pejabat pemkab dan potongan upah pungut.
KPK mengusut dugaan korupsi dana darurat BNPB, termasuk pengadaan Rp148 miliar, dugaan suap, dan penyitaan barang bukti Rp5,47 miliar.
Itel A300+ menawarkan layar belakang 2,01 inci, baterai 7.000 mAh, Android 16 Go, dan kamera 13 MP. Simak spesifikasi lengkapnya.
Pertamina menyiapkan stok 48 juta liter BBM di Bali, 66 SPBU beroperasi 24 jam, serta pembatasan pembelian dan sistem ganjil-genap.