RS PKU Muhammadiyah Jogja Gelar Simulasi Kebakaran, Ini Tujuannya
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Buah-buahan. - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menjalani program diet tidak selalu mudah, terutama ketika godaan camilan tinggi kalori terus muncul, baik di meja kerja maupun saat bersantai di rumah. Tanpa disadari, kebiasaan mengonsumsi makanan manis, camilan olahan, atau minuman tinggi gula dapat menggagalkan upaya penurunan berat badan.
Untuk mengatasinya, memilih camilan sehat menjadi langkah penting agar diet tetap berjalan efektif. Menariknya, sejumlah camilan dengan sentuhan ala Korea kini mulai populer sebagai alternatif yang lebih ringan, rendah kalori, namun tetap lezat.
Berikut lima rekomendasi camilan sehat yang bisa menjadi pilihan saat diet:
Pertama, paprika dengan saus tahu. Paprika dikenal rendah kalori dan memiliki tekstur renyah yang cocok sebagai pengganti keripik. Dengan tambahan saus tahu yang dihaluskan dan dicampur perasan lemon serta lada hitam, camilan ini tidak hanya segar tetapi juga memberikan asupan protein yang membantu rasa kenyang lebih lama.
Kedua, kombinasi melon dan mentimun. Saat keinginan makan manis muncul, perpaduan dua bahan ini bisa menjadi solusi. Melon memberikan rasa manis alami, sementara mentimun menambah kesegaran sekaligus menjaga hidrasi tubuh. Camilan ini sangat cocok dikonsumsi saat cuaca panas sebagai pengganti es krim atau minuman manis.
Ketiga, tomat ceri dengan mozzarella. Camilan ini praktis dan menarik secara visual. Kandungan antioksidan dalam tomat ceri, seperti likopen dan vitamin C, dipadukan dengan protein dari keju mozzarella menjadikannya pilihan sehat. Namun, konsumsi keju tetap perlu dibatasi agar kalori tidak berlebihan.
Keempat, edamame pedas. Edamame menjadi salah satu camilan tinggi protein nabati dan serat yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama. Dengan tambahan sedikit bubuk cabai dan lada, camilan ini bisa menjadi alternatif pengganti keripik asin yang lebih sehat.
Kelima, kubis iris tipis. Kubis yang disajikan dengan sedikit cuka atau perasan lemon dapat menjadi camilan rendah kalori yang tetap mengenyangkan. Kandungan serat dan vitamin di dalamnya juga memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan tubuh.
Mengganti camilan tinggi kalori dengan pilihan yang lebih sehat seperti ini dapat membantu menjaga asupan nutrisi sekaligus mendukung program diet. Selain itu, penting untuk tetap memperhatikan porsi makan agar tidak berlebihan.
Dengan memilih camilan yang tepat, proses menurunkan berat badan bisa menjadi lebih mudah, menyenangkan, dan tentunya lebih berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Menteri PKP Maruarar Sirait membuka wacana hunian di atas sungai. Regulasi, legalitas, konstruksi, dan harga akan dikaji lebih dulu.
Anak Kampung Sadang, Bandung Barat, menyeberangi Waduk Saguling dengan rakit untuk sekolah. Warga berharap akses jembatan segera dibangun.
Kemnaker menyiapkan strategi triple skilling berupa upskilling, reskilling, dan cross-skilling untuk menghadapi perubahan dunia kerja akibat AI.
Job fair disabilitas Kulonprogo mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Riski dan Arif berbagi perjuangan mencari pekerjaan inklusif.
Pembangunan inklusif di Indonesia disoroti. Ohana Indonesia mendesak reformasi anggaran dan pemenuhan hak kelompok difabel.