Iran Ingatkan AS-Israel soal Serangan, Produksi Senjata Naik 2,5 Kali Lipat
Iran memperingatkan AS-Israel soal serangan baru dan menyebut produksi senjata, pertahanan, serta amunisi naik 2,5 kali lipat.
Foto ilustrasi Selat Solo dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Olahan daging kurban saat Iduladha tidak harus selalu identik dengan sate atau gulai. Ada menu pilihan lain yang memungkinkan menjadi olahan nikmat dengan berbahan daging.
Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita merekomendasikan Selat Solo sebagai alternatif menu khas Jawa Tengah yang memadukan cita rasa lokal dengan sentuhan kuliner Belanda.
Menurut Ade, Selat Solo merupakan salah satu bentuk akulturasi budaya kuliner antara masyarakat Jawa, khususnya lingkungan Keraton Surakarta, dengan tradisi masakan Belanda pada masa kolonial.
“Selat Solo itu adalah menurut aku akulturasi dari biefstuk-nya mereka alias bistik tapi manis, rasanya Jawa banget,” kata Ade, Minggu.
Perpaduan Kuliner Jawa dan Belanda
Ade menjelaskan, Selat Solo memiliki bahan dasar daging sapi yang dipadukan dengan rempah khas Jawa serta kuah kaldu bercita rasa manis. Hidangan tersebut biasanya dilengkapi telur bacem, kentang goreng, acar, kacang, dan bawang sebagai pelengkap.
Karakter rasa Selat Solo berbeda dari bistik ala Barat yang cenderung gurih dan menggunakan saus kental. Dalam versi Jawa, penggunaan kecap manis membuat cita rasanya lebih ringan dan khas kuliner Nusantara.
Di Belanda sendiri, biefstuk atau bistik dikenal sebagai hidangan daging panggang yang disajikan bersama kentang tumbuk dan sayuran. Makanan tersebut pada masa lalu identik dengan hidangan kalangan bangsawan atau keluarga kerajaan.
Olahan Daging Kurban Bisa Lebih Variatif
Ade menilai, masyarakat kini semakin terbuka untuk mengolah daging kurban menjadi menu yang lebih beragam dan tidak melulu berbasis santan atau kuah gulai.
Menurut dia, daging kambing misalnya dapat diolah menjadi menu lada hitam atau krengsengan khas Jawa Timur yang dimasak dengan tumisan rempah, kecap manis, dan petis udang.
Ia juga menyebut daging kambing sebenarnya cukup fleksibel untuk dimasak menggunakan bumbu rendang, meski olahan tersebut belum terlalu populer di masyarakat Indonesia karena sebagian orang masih ragu mencobanya.
Selain mengeksplorasi masakan Nusantara, Ade mendorong masyarakat mencoba resep baru yang terinspirasi dari kuliner mancanegara untuk memperkaya variasi hidangan Iduladha di rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran memperingatkan AS-Israel soal serangan baru dan menyebut produksi senjata, pertahanan, serta amunisi naik 2,5 kali lipat.
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.
KSAD Maruli Simanjuntak menanggapi namanya yang disebut masuk bursa calon Panglima TNI dan menyebut seluruh kepala staf berpeluang menjadi calon.
Pemerintah menargetkan jalan tol bebas truk ODOL mulai 1 Januari 2027 dengan integrasi data dan pengawasan berbasis teknologi.
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.
Memasuki usia ke-270, Kota Jogja didorong terus memodernisasi kota dengan tetap berpijak pada budaya, sejarah, lingkungan, transportasi publik, dan kawasan rend