Ahli Waris Pekerja Padat Karya Sleman Terima Santunan Rp74 Juta dari BPJamsostek
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Poster film horor “Badut Gendong”. ANTARA/HO-Publicist GOODWORK INDONESIA
Harianjogja.com, JAKARTA—Industri film horor Indonesia kembali memanas dengan kehadiran karya terbaru bertajuk Badut Gendong. Diproduksi oleh MAGMA Entertainment, film ini digarap oleh sutradara Charles Gozali yang dikenal piawai membangun atmosfer mencekam.
Tak sekadar film horor biasa, “Badut Gendong” hadir sebagai bagian dari perluasan semesta Qodrat. Konsep cross-universe ini membuat ceritanya memiliki keterkaitan kuat dengan dunia yang sebelumnya telah dibangun, sekaligus membuka konflik baru yang lebih kelam dan emosional.
Melalui keterangan persnya, Kamis (28/5/2026), Film ini berfokus pada sosok Darso, yang diperankan Marthino Lio, seorang pengamen jalanan dengan kehidupan sederhana. Ia hanya ingin hidup tenang bersama istrinya, Darsi (Dayinta Melira), yang tengah mengandung anak pertama mereka. Namun, kebahagiaan itu hancur seketika ketika sekelompok preman merenggut nyawa Darsi secara tragis, termasuk janin yang dikandungnya.
Dalam duka mendalam, Darso memilih kembali ke kampung halamannya. Namun, alih-alih menemukan ketenangan, ia justru dihadapkan pada situasi yang jauh lebih mencekam. Desa yang ia tinggalkan telah berubah menjadi wilayah penuh konflik akibat keserakahan korporasi dan amuk massa.
Di tengah kekacauan tersebut, Darso terseret dalam ritual kuno yang dilakukan dukun desa untuk memanggil entitas penuh dendam. Di titik inilah batas antara cinta, kehilangan, dan amarah mulai kabur. Sosok Darso perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih mengerikan, menjadikannya entitas yang disiapkan sebagai ancaman besar di semesta Qodrat.
“Karakter ini memang sejak awal kami desain untuk menjadi lawan tanding Ustaz Qodrat,” kata Charles Gozali dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2026).
“Kami memberi panggung eksklusif agar publik tahu seberapa mengerikannya monster ini, bahkan bagi mereka yang belum pernah masuk ke Semesta Qodrat sekali pun,” lanjutnya.
Selain Marthino Lio dan Dayinta Melira, film ini juga dibintangi Clara Bernadeth, Derby Romero, Barry Prima, hingga Jose Rizal Manua.
Dengan premis kuat, nuansa horor gelap, serta koneksi ke semesta yang lebih luas, “Badut Gendong” menjadi salah satu film yang paling dinanti. Film ini resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Kemenhub memeriksa kelaikan 2.140 kapal untuk angkutan laut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 guna memastikan keselamatan pelayaran.
BMKG mencatat curah hujan ekstrem mencapai 349 mm di Cilacap. Hujan lebat memicu banjir dan longsor di Cilacap-Banyumas.
Forbes mencatat 10 orang terkaya dunia dari bisnis minyak dan gas per 23 Oktober 2026. Lyndal Stephens Greth memimpin dengan US$29,9 miliar.
Esti Wijayati dan Nuryadi menekankan penguatan ideologi Pancasila serta komitmen kader PDIP DIY untuk memahami persoalan rakyat.
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.