Cara Merawat Layar HP Lipat agar Awet, Hindari 5 Kesalahan Ini
Layar HP lipat rentan rusak akibat debu, benda asing, dan tekanan berlebih. Simak cara merawat layar serta memahami ketahanan perangkat.
Poster Kuasa gelap/Instagram: Kuasagelap
Harianjogja.com, JOGJA—Film horor supranatural Kuasa Gelap: Perjanjian Darah telah tayang di bioskop Indonesia sejak Kamis (8/10/2026). Sekuel film Kuasa Gelap (2024) ini kembali mempertemukan Lukman Sardi sebagai Romo Rendra dan Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas, dua romo yang menjalankan misi eksorsisme untuk menghentikan teror dari entitas kuno bernama Rephaim.
Berbeda dari film sebelumnya, ancaman kali ini berkembang melampaui satu keluarga. Teror yang bermula dari sebuah ritual gagal di kota terpencil memicu kekacauan dan menyeret banyak orang ke dalam bahaya, sementara rahasia perjanjian darah leluhur menjadi bagian penting dari konflik.
Rephaim digambarkan sebagai entitas kegelapan dengan kekuatan besar yang menuntut konsekuensi atas perbuatan manusia di masa lalu. Daniel, pemuda yang diperankan Venly Arauna, menjadi salah satu pusat konflik setelah harus menanggung dampak dari pilihan orang tua dan neneknya.
Cerita berpusat pada Romo Rendra dan Romo Thomas yang kembali menghadapi kasus eksorsisme dengan tingkat kesulitan lebih tinggi. Keduanya harus berhadapan dengan Rephaim, entitas kuno yang muncul dari perjanjian darah leluhur dan membawa ancaman yang semakin sulit dikendalikan.
Teror bermula ketika sebuah ritual di kota terpencil mengalami kegagalan. Peristiwa itu kemudian memicu rangkaian kejadian mengerikan dan membuat sejumlah orang berada dalam ancaman kerasukan. Gereja harus menjalankan misi pengusiran setan untuk menyelamatkan mereka yang terjerat dalam praktik pesugihan.
Daniel menjadi tokoh penting dalam rangkaian peristiwa tersebut. Ia harus menghadapi konsekuensi keputusan yang dibuat generasi sebelumnya, sementara ancaman Rephaim semakin menguasai keadaan. Konflik ini menempatkannya dalam situasi yang bukan hanya membahayakan keselamatan fisik, tetapi juga berkaitan dengan dosa dan pilihan keluarganya di masa lalu.
Romo Rendra dan Romo Thomas pun harus mencari cara untuk menghentikan teror sekaligus membantu orang-orang yang terdampak. Misi mereka menjadi semakin berat karena ancaman tidak lagi terbatas pada satu keluarga, melainkan berpotensi meluas hingga mengancam keselamatan seluruh kota.
Selain menghadirkan unsur horor melalui kerasukan dan ritual eksorsisme, film ini mengangkat pergulatan batin dua tokoh utamanya. Romo Rendra dan Romo Thomas harus menghadapi situasi ketika keyakinan, keberanian, dan pilihan yang mereka yakini diuji oleh kekuatan gelap yang semakin besar.
Ancaman Rephaim menjadi tantangan spiritual bagi keduanya. Mereka tidak hanya berhadapan dengan kejadian supranatural, tetapi juga perlu mempertahankan keyakinan ketika situasi di sekeliling mereka semakin sulit dikendalikan.
Bagi Romo Rendra, perjalanan tersebut juga berkaitan dengan masa lalunya. Sementara itu, misi eksorsisme yang dijalankan bersama Romo Thomas menuntut keduanya mengambil keputusan di tengah ketidakpastian dan ancaman yang meluas.
Konflik tersebut memperluas cakupan cerita dibandingkan film pertama. Jika sebelumnya fokus cerita berada pada satu kasus, sekuel ini membawa ancaman yang lebih besar dengan latar perjanjian darah dan konsekuensi pilihan yang diwariskan antargenerasi.
Film arahan Rizal Mantovani ini menghadirkan kembali dua pemeran utama, Lukman Sardi dan Jerome Kurnia, serta sejumlah pemain lain yang terlibat dalam konflik cerita.
Berikut daftar pemeran yang terlibat dalam film ini:
Film ini diproduksi oleh Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, dengan dukungan Virtuelines Entertainment serta sejumlah mitra produksi lainnya. Robert Ronny dan Prima Taufik bertindak sebagai produser, sementara Andi Cahyadi tercatat sebagai salah satu penulis skenario dalam data Lembaga Sensor Film (LSF).
Tayang di Bioskop dan Hadir dalam Format Premium
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mulai tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026. Film ini berdurasi 117 menit dan mendapat klasifikasi usia Remaja 13 Tahun (R13) dari Lembaga Sensor Film.
Penonton juga dapat mencari penayangan dalam format premium. Materi promosi film menyebut IMAX dan Magnify 8 di jaringan Cinépolis, sementara halaman film di CGV turut mencantumkan format 4DX. Ketersediaan format dapat berbeda menurut lokasi dan jadwal bioskop, sehingga calon penonton perlu memeriksa pilihan studio ketika membeli tiket.
Dengan hadirnya Rephaim sebagai sumber teror utama, sekuel ini memperluas konflik dari persoalan keluarga menjadi ancaman yang menjangkau wilayah lebih luas. Perjuangan Romo Rendra dan Romo Thomas juga kembali menempatkan eksorsisme, konsekuensi perjanjian darah, dan ujian iman sebagai elemen utama cerita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layar HP lipat rentan rusak akibat debu, benda asing, dan tekanan berlebih. Simak cara merawat layar serta memahami ketahanan perangkat.
Kasus DBD di Jogja mencapai 83 hingga awal Oktober 2026. Dinkes memperkuat PSN dan mengingatkan warga mewaspadai musim hujan.
Real Madrid menjamu Villarreal pada Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Simak klasemen, kabar pemain, dan prediksi skor.
Burger Bangor Goes to Office mengunjungi Harian Jogja di Jetis, Kota Jogja, membawa burger, gim seru, dan hadiah untuk menghadirkan keceriaan bagi karyawan.
Ari Bias kembali mengajukan gugatan terkait lagu Bilang Saja. Perkara terdaftar di PN Jakarta Pusat dengan sidang perdana dijadwalkan 20 Oktober 2026.
Ban MotoGP dirancang untuk kecepatan lebih dari 360 km/jam. Kenali fungsi carcass, kompon, suhu, tekanan, dan teknologi di baliknya.