Houthi Serang Kilang Minyak Aramco, Arab Saudi Hadapi Ancaman Baru
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Ilustrasi mengatur konsumsi gula untuk kesehatan tubuh. Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Amankah penderita diabetes puasa Ramadan? Pertanyaan ini kerap muncul setiap bulan suci tiba, terutama bagi pasien yang ingin tetap menjalankan ibadah tanpa mengabaikan kondisi kesehatannya. Jawabannya tidak bisa digeneralisasi karena sangat bergantung pada evaluasi medis masing-masing individu.
Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sekaligus dokter spesialis penyakit dalam RS PKU Muhammadiyah Gamping, Wahyu Tri Kurniawan, menjelaskan bahwa keputusan berpuasa harus didasarkan pada pemeriksaan klinis menyeluruh. Dokter akan melakukan penilaian melalui mekanisme stratifikasi risiko sebelum pasien menjalani puasa.
Dalam stratifikasi tersebut, pasien dikelompokkan ke dalam kategori risiko rendah, sedang, atau tinggi. Penentuan kategori ini mempertimbangkan kestabilan kadar gula darah serta riwayat penyakit yang menyertainya.
Puasa pada penderita diabetes tetap dimungkinkan apabila kondisi tergolong stabil dan berada pada risiko rendah. Namun, pasien dengan risiko sedang hingga tinggi umumnya tidak dianjurkan berpuasa karena potensi terjadinya komplikasi lebih besar.
"Jika risikonya rendah, biasanya masih diperbolehkan berpuasa. Namun, apabila termasuk kategori sedang atau tinggi, umumnya kami sarankan untuk tidak berpuasa karena potensi komplikasinya lebih besar,” katanya dikutip Minggu (1/3/2026).
Ia menekankan bahwa pasien tidak sebaiknya mengambil keputusan sendiri tanpa konsultasi. Dokter akan menilai sejumlah aspek, antara lain lamanya menderita diabetes, riwayat gula darah yang pernah terlalu tinggi atau terlalu rendah, jenis terapi yang digunakan termasuk insulin, keberadaan komplikasi, usia pasien, hingga kondisi khusus seperti kehamilan.
Selama menjalankan puasa Ramadan, terdapat tiga risiko utama yang harus diantisipasi penderita diabetes, yakni dehidrasi, hipoglikemia, dan hiperglikemia. Ketiganya dapat berkembang menjadi kondisi serius apabila tidak segera ditangani.
Hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah berada di bawah 70 mg/dL, dengan gejala seperti tangan gemetar, keringat dingin, jantung berdebar, hingga penurunan kesadaran.
"Sementara hiperglikemia umumnya terjadi saat gula darah di atas 300 mg/dL, dengan gejala rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, lemas, mual, nyeri perut, dan juga bisa menyebabkan penurunan kesadaran. Jika muncul gejala-gejala tersebut, jangan dipaksakan untuk melanjutkan puasa,” tegasnya.
Pengaturan asupan makanan juga menjadi kunci penting. Secara prinsip, komposisi gizi bagi pasien diabetes saat Ramadan tidak berbeda dengan hari biasa. Perbedaannya terletak pada pengaturan waktu dan distribusi porsi makan.
“Komposisinya tetap harus mencakup karbohidrat kompleks, protein, serat, lemak sehat, serta cairan yang cukup. Saat puasa, kebutuhan harian dapat dibagi dengan komposisi sekitar 30–40 persen saat sahur, 40–50 persen saat berbuka, dan 10–20 persen untuk camilan sehat setelah tarawih. Yang penting, jangan berlebihan dan hindari ‘balas dendam’ saat berbuka,” ujarnya.
Selain pola makan, penyesuaian terapi obat juga wajib diperhatikan. Secara umum, obat diabetes terbagi menjadi tiga kelompok besar, yakni insulin, obat dengan risiko hipoglikemia seperti sulfonilurea, serta obat dengan risiko hipoglikemia rendah seperti metformin. Jadwal konsumsi maupun penyuntikan perlu diselaraskan dengan waktu sahur dan berbuka serta tetap berada di bawah pengawasan tenaga medis.
“Puasa adalah ibadah yang mulia, tetapi kesehatan tetap harus diutamakan. Jangan dipaksakan jika berisiko. Jika sudah dinyatakan aman oleh dokter, jalankan dengan disiplin, jaga pola makan, dan patuhi aturan obat agar tidak terjadi komplikasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh