Ratusan Karya Bocor, Ariana Grande Tempuh Jalur Hukum
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
Grup idola K-pop asal Korea Selatan, BTS. - X @bts_bighi.
Harianjogja.com, JOGJA—Konser comeback BTS di Gwanghwamun, Seoul, dikawal pengamanan berlapis. Polisi membentuk tim antiteror untuk mengantisipasi ancaman dan ledakan massa hingga 260.000 orang.
Kepala Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, Park Jeong Bo, menyampaikan pihaknya telah membentuk tim antiteror dan mengerahkan 13 tim kejahatan kekerasan dari sembilan kantor polisi berbeda guna memastikan keselamatan publik. Seusai pengumuman resmi dikeluarkan pada Senin (9/2/2026) waktu setempat, pengawasan langsung diperketat, mulai dari sterilisasi bahan peledak hingga pemantauan individu mencurigakan di sekitar lokasi konser.
Menurut Park Jeong Bo, kawasan konser akan dibagi menjadi empat zona pengamanan berdasarkan tingkat kepadatan, yakni zona inti, panas, hangat, dan dingin. Pemetaan ini dilakukan untuk mengendalikan arus massa sekaligus mempercepat respons jika terjadi situasi darurat.
Selain pembagian empat zona utama, area Gwanghwamun juga akan dipecah menjadi 15 sektor kecil yang masing-masing diawasi perwira setingkat superintendan senior. Polisi memastikan patroli dan pengawasan dilakukan secara intensif di titik-titik strategis.
Lokasi konser yang membentang dari panggung utara Woldae hingga dekat Daehanmun Istana Deoksu diperkirakan dipadati lautan manusia. Awalnya jumlah penonton diprediksi sekitar 230.000 orang, namun bisa meningkat hingga 260.000 orang.
“Kami bersiap berdasarkan asumsi bahwa jumlah maksimum orang dapat berkumpul,” tegas Park Jeong Bo dikutip dari Joongang Daily.
Untuk mengantisipasi ancaman digital, kepolisian mengaktifkan tim investigasi siber yang bekerja 24 jam penuh guna memantau komunitas daring. Seusai mendeteksi unggahan bernada ancaman, pelaku akan langsung dilacak untuk mencegah gangguan selama konser berlangsung.
Dari sisi penyelenggara, agensi HYBE telah menyiapkan 3.553 personel keamanan internal. Namun, polisi meminta jumlah tersebut ditambah sesuai prinsip "penanggung jawab membayar", yakni penyelenggara memikul tanggung jawab utama atas keselamatan acara. Evaluasi tambahan personel akan dilakukan sesuai kondisi lapangan.
Tak hanya fokus pada keamanan fisik, kepolisian juga membidik praktik kecurangan tiket. Tindakan tegas akan diberikan kepada pihak yang menggunakan program makro untuk memesan tiket gratis secara ilegal atau mengganggu server penjualan. Seusai penyelidikan rampung, pelaku dapat dijerat Undang-Undang Perlindungan Informasi serta aturan penghalangan bisnis.
Dengan skala massa yang diperkirakan mencapai seperempat juta orang, bagaimana skema pengamanan mencegah tragedi desak-desakan? Apakah pengawasan siber cukup efektif menangkal ancaman digital? Polisi memastikan seluruh langkah antisipatif dilakukan demi menjamin konser BTS di Gwanghwamun berjalan aman dan tertib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.