PPP Kukuhkan DPC dan PAC Se-DIY, Siapkan Regenerasi Jelang Pemilu 2029
PPP mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-DIY untuk memperkuat konsolidasi dan regenerasi menjelang Pemilu 2029.
Rumah produksi Visinema memboyong langsung studionya ke Jogja-Netpac Asia Film Festival (JAFF) 2025. Visinema menjadi salah satu yang banyak dipenuhi pengunjung di festival ini karena sejumlah karya menarik. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Rumah produksi Visinema memboyong langsung studionya ke Jogja-Netpac Asia Film Festival (JAFF) 2025. Visinema menjadi salah satu yang banyak dipenuhi pengunjung di festival ini karena sejumlah karya yang menarik.
Salah satunya Jumbo yang menjadi film terlaris di 2025 dengan menembus lebih dari 10 juta penonton. Menariknya Visinema dibangun berasal dari sebuah garasi rumah yang kini menjelma sebagai raksasa film di tanah air.
Adalah Angga Dwimas Sasongko, selaku CEO Visinema yang turut berbagi pengalaman mendirikan rumah produksi di hadapan para pengunjung. Ia memotivasi pengunjung yang datang ke studio mini Visinema.
"Saya memulai di tahun 2008 dengan sedikit insidential. Waktu itu industri film tidak seterbuka seperti sekarang. Ke Film masih sangat eksklusif," katanya, Sabtu (29/11/2025).
Setelah memantapkan diri dengan berdiskusi dengan beberapa rumah produksi. Kemudian ia memutuskan membentuk rumah produksi sendiri dengan mencetak kartu nama sebagai sutradara. Kemudian menulis skenario dan menjualnya kepada perusahaan film skala besar. Akan tetapi untuk mewujudkan itu ia harus memiliki Perseroan Terbatas (PT) dan memutuskan mendirikan Visinema.
Bukan dengan kantor dan fasilitas furniture yang mewah. Visinema kala itu didirikannya dari garasi rumahnya. Angga mengambil dua meja lusuh dari gudang milik ayahnya untuk dijadikan meja kantor Visinema.
"Waktu itu saya hanya punya uang Rp5 juta. Untuk notaris [mendirikan perusahaan] saya bayarnya cicil. Jangankan modal, saya memasukkan modal di bank itu baru sekitar 2016," ujarnya.
Saat ini telah menghasilkan 45 film. Salah satunya animasi Jumbo yang populer di 2025. Angga sama sekali tidak membaca skrip film tersebut. Ia hanya menekankan bagaimana syuting anggarannya tidak membengkak. Akhirnya film Jumbo mampu menarik perhatian penggemar film tanah air.
"Film Jumbo itu, saya tanpa nonton, tanpa baca script, saya cuma tanya durasi," katanya.
Kini Angga memiliki komitmen untuk menjadikan Visinema sebagai rumah bagi kreator untuk berkembang dan menghasilkan karya terbaiknya. "Kami senang jika talenta berkembang di Visinema," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPP mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-DIY untuk memperkuat konsolidasi dan regenerasi menjelang Pemilu 2029.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.