Nadeo Targetkan Indonesia Akhiri Penantian 30 Tahun Juara ASEAN Cup
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Setelah hampir dua dekade dikenal sebagai aktor, Marcel Chandrawinata kini menjajal peran baru di balik layar sebagai produser lewat film horor "The Dark House". /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Setelah hampir dua dekade dikenal sebagai aktor, Marcel Chandrawinata kini menjajal peran baru di balik layar sebagai produser lewat film horor "The Dark House".
Dalam debutnya sebagai produser film, Marcel mengaku banyak belajar dan menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan dengan pengalamannya selama ini di depan kamera.
“Sejak 2005 saya sudah berkecimpung sebagai aktor. Akhirnya saya ingin mencoba sesuatu yang baru, penasaran rasanya bekerja di belakang layar itu seperti apa. Dan ternyata cukup sulit,” ungkap Marcel saat Gala Premiere "The Dark House", Senin (2/6/2025).
Menurut Marcel, menjadi produser menuntut tanggung jawab yang jauh lebih luas. Ia tidak hanya hadir saat proses syuting, tetapi juga harus terlibat di seluruh tahapan produksi, mulai dari perencanaan hingga film siap tayang.
BACA JUGA: Biaya Pengadaan Mobil Dinas Pejabat Eselon I Ditetapkan Sebesar Rp931 Juta
“Kalau sebagai pemain, kita hanya menggali karakter dan memberikan yang terbaik saat syuting. Tapi produser itu beda, langkahnya banyak. Dari awal sampai akhir kita harus ikut terlibat dan memastikan semuanya berjalan sesuai dengan visi kita,” jelasnya.
Menariknya, dalam debutnya ini, Marcel justru memproduseri film bergenre horor, genre yang selama ini jarang ia geluti. “Aku jarang main film horor, tapi justru debut sebagai produser malah di genre ini. Setelah ini, baru deh mungkin main film horor juga,” ujarnya sambil tersenyum.
"The Dark House" menjadi langkah awal Marcel meniti karier di balik layar. Film ini menjadi pengalaman berharga sekaligus ruang belajar baginya dalam dunia produksi film.
Film ini mengisahkan pasangan Dewi dan Arya yang sedang menjalani program kehamilan dan memutuskan berlibur di sebuah rumah tua di kaki Gunung Slamet. Namun, rumah itu menyimpan kisah kelam yang membuat keduanya terjebak dalam peristiwa mistis yang tak masuk akal.
“Pesan yang ingin kami sampaikan di film ini adalah bahwa ada banyak cara manusia berinteraksi dengan dunia gaib, salah satunya lewat permainan mistis. Tapi jangan pernah melanggar aturan yang sudah ada,” kata Marcel.
BACA JUGA: MUI DIY Imbau Takbir Keliling Iduladha 2025 Tak Menganggu Lalu Lintas
"The Dark House", yang dibintangi Kirana Ranau sebagai Dewi, Ade Bilal Perdana sebagai Arya, Theo Culver sebagai Ansel, dan Delia Alena sebagai Gaby, dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 12 Juni 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.