Harga Pangan 15 Juni 2026: Bawang Putih Melonjak, Cabai Rawit Naik
Harga pangan hari ini bervariasi. Bawang putih melonjak 7,14%, bawang merah naik, sementara sejumlah jenis cabai dan beras mengalami perubahan harga.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Punya tubuh langsing merupakan dambaan setiap orang. Namun, ada kebiasaan yang mungkin tanpa kita sadari malah menghambat tujuan tersebut.
Meskipun Anda mungkin minum minuman pelangsing setiap hari dan berolahraga secara teratur, hasil penurunan berat badan Anda mungkin tidak sesuai harapan karena beberapa kebiasaan buruk.
Kenaikan berat badan tidak selalu disebabkan oleh makan berlebihan atau gaya hidup yang tidak banyak bergerak.
Beberapa kebiasaan sehari-hari dapat mengganggu metabolisme, meningkatkan keinginan makan, dan berkontribusi pada penumpukan lemak tanpa Anda sadari.
Berikut adalah 6 kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang padahal diam-diam memengaruhi berat badan:
1. Melewatkan sarapan
Tidak sarapan dapat memperlambat metabolisme dan menyebabkan peningkatan rasa lapar sepanjang hari. Hal ini sering kali mengakibatkan makan berlebihan, terutama makanan berkalori tinggi.
Sarapan yang seimbang membantu menjaga kadar gula darah dan mencegah keinginan makan berlebihan.
2. Makan terlalu cepat
Menurut para ahli, jika Anda makan terlalu cepat, otak tidak mendapat cukup waktu untuk memberi sinyal kenyang, sehingga menyebabkan makan jadi berlebihan.
BACA JUGA: Menelan Air Ludah Batalkan Puasanya? Begini Penjelasan Ulama
Menyempatkan waktu untuk mengunyah makanan dengan benar dan makan perlahan dapat meningkatkan pencernaan dan membantu mengontrol porsi.
3. Mengonsumsi minuman manis
Minuman ringan, kopi instan, dan jus buah kemasan mengandung gula tersembunyi yang meningkatkan asupan kalori.
Minuman manis juga menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat, yang menyebabkan penyimpanan lemak.
Menggantinya dengan air putih, teh herbal, atau kopi hitam dapat membantu mengelola berat badan secara efektif.
4. Mengemil sembarangan
Makan camilan sambil menonton TV atau menggunakan ponsel dapat menyebabkan konsumsi berlebihan tanpa disadari, karena Anda tidak sepenuhnya menyadari seberapa banyak yang Anda makan.
Cobalah belajar makan dengan penuh kesadaran dan membagi camilan terlebih dahulu dapat mencegah asupan kalori berlebih.
5. Kurang tidur
Kurang tidur mengganggu hormon lapar, membuat Anda menginginkan makanan yang tidak sehat. Kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan nafsu makan dan risiko obesitas yang lebih tinggi.
Tidur selama 7–9 jam secara berkualitas sangat penting untuk metabolisme yang sehat.
6. Stres kronis
Tingkat stres yang tinggi memicu pelepasan kortisol, hormon yang meningkatkan nafsu makan dan mendorong penyimpanan lemak, terutama di sekitar perut.
Mengelola stres melalui olahraga, meditasi, dan teknik relaksasi dapat membantu menjaga berat badan yang sehat.
Dengan membuat perubahan kecil pada kebiasaan sehari-hari ini, Anda dapat mencegah penambahan berat badan yang tidak perlu dan mendukung kesehatan jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga pangan hari ini bervariasi. Bawang putih melonjak 7,14%, bawang merah naik, sementara sejumlah jenis cabai dan beras mengalami perubahan harga.
Umbulharjo menjadi percontohan pengelolaan sampah organik di Jogja. Warga dilatih mengolah sisa dapur dengan metode Losida Vermicompos.
Psikolog menegaskan perlindungan anak harus melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah agar anak tidak menjadi korban kesalahan orang dewasa.
UAD menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada mahasiswa ACR terkait kasus kekerasan seksual saat KKN berdasarkan rekomendasi Satgas PPKPT.
Workshop P4GN di Kelurahan Gowongan mengajak warga mengenali gejala awal penyalahgunaan narkoba agar penanganan dan pemulihan bisa dilakukan lebih cepat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.