Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Ilustrasi murung atau sedih - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Siapa bilang stres hanya berdampak kesehatan mental? Stres nyatanya dapat berefek negatif pada kulit yang menyebabkan berkembangnya dan memburuknya berbagai penyakit kulit serta mempercepat penuaan kulit.
Manajemen stres merupakan bagian integral dari perawatan kulit karena ada hubungan rumit antara kesehatan kulit dan stres.
Kulit sangat responsif terhadap stres mental dan fisik yang dapat memicu serangkaian perubahan fisiologis dan biokimia. Lantas apa hubungannya antara stres dan kesehatan kulit?
Sumbu hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA) diaktifkan oleh stres yang menyebabkan pelepasan kortisol dan hormon stres lainnya.
Dilansir dari timesofindia, hormon-hormon ini dapat mempengaruhi kulit dengan berbagai cara. Kortisol mengganggu pelindung kulit dengan menurunkan produksi ceramide.
Hal ini menyebabkan hilangnya air trans-epidermal sehingga membuat kulit rentan terhadap serangan eksternal. Stres yang berkepanjangan menekan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan peradangan.
Hal ini menyebabkan timbulnya kondisi kulit seperti eksim, jerawat, dan psoriasis. Stres melepaskan radikal bebas yang merusak komponen seluler seperti protein dan lipid.
Peningkatan kortisol menurunkan produksi kolagen yang menyebabkan penuaan kulit dan tertundanya penyembuhan luka.
Stres memperburuk dermatitis atopik dan eksim lainnya dengan mengganggu fungsi pelindung kulit dan memicu respons imun.
Stres adalah penyebab utama timbulnya psoriasis karena memicu jalur peradangan
Stres dapat menyebabkan timbulnya gatal-gatal karena memicu degranulasi sel mast
Stres berkontribusi terhadap munculnya jerawat dengan menyebabkan fluktuasi hormonal yang meningkatkan produksi minyak dan peradangan
Pemicu rosacea yang terkenal adalah stres. Hal ini dapat menyebabkan rebound dengan peningkatan sensitivitas dan kemerahan pada kulit.
Stres kronis mempercepat penuaan kulit dengan menyebabkan kerusakan kolagen dan elastin yang menyebabkan timbulnya kerutan dan kulit kendor. Pemendekan telomer, suatu tanda penuaan internal, sangat terkait dengan stres. Stres menyebabkan peradangan yang juga mempercepat kematian sel dan penuaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Menkop Ferry Juliantono mematangkan model bisnis Koperasi Merah Putih. Ribuan gerai telah rampung dan disiapkan menyalurkan barang subsidi.
Dokter menjelaskan penyakit rematik jantung akibat infeksi radang tenggorokan dapat memicu kebocoran katup jantung hingga belasan tahun kemudian.
Guru Besar UMY menilai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan harus dilakukan dengan membangun ekosistem perlindungan yang menyeluruh.
Siswi SMAN 1 Bantul Anggita Ayu Mahanani Hanifah lolos Paskibraka Nasional 2026 mewakili DIY setelah melewati seleksi berjenjang.
Dishub Solo memberi sanksi kepada jukir yang menarik tarif parkir Rp5.000 di atas ketentuan dan mencatut nama RT di Jalan Gajahmada.