Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Imunisasi anak balita. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebagai orang tua, kesehatan anak adalah yang segalanya. Salah satu yang bisa dilakukan adalah vaksinasi untuk melindungi anak dari penyakit serius dengan memberikan kekebalan sebelum mereka terpapar penyakit yang mengancam jiwa.
Dilansir dari cdc.gov, Rabu (8/1/2025), berikut informasi tentang beberapa jenis penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi:
1. Diphtheria, Tetanus, dan Pertussis (DtaP)
• Diphtheria (D): Dapat menyebabkan kesulitan bernapas, gagal jantung, kelumpuhan, atau kematian.
• Tetanus (T): Menyebabkan kekakuan otot yang menyakitkan, kesulitan menelan, bernapas, atau membuka mulut, bahkan kematian.
• Pertussis (aP): Disebut juga “batuk rejan,” dapat menyebabkan batuk parah, pneumonia, kejang, kerusakan otak, atau kematian pada bayi dan anak kecil.
2. Haemophilus Influenzae Type b (Hib)
• Hib dapat menyebabkan infeksi ringan seperti otitis media atau bronkitis, hingga infeksi berat seperti pneumonia, infeksi darah, atau meningitis.
3. Hepatitis B
• Penyakit hati yang dapat menjadi kronis, menyebabkan kerusakan hati (sirosis), kanker hati, atau kematian.
4. Penyakit Pneumokokus (PCV)
• Menyebabkan pneumonia, infeksi darah, meningitis, atau infeksi telinga. Beberapa kasus berat dapat menyebabkan kerusakan otak atau gangguan pendengaran.
5. Polio
• Dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, kecacatan, atau kematian.
BACA JUGA: Terkendala Penolakan, Dinkes Jogja Masih Swepping Imunisasi JE
Usia 1 Bulan:
• BCG dan Polio (dosis 1): Melindungi dari Tuberkulosis (TB) dan Polio.
Usia 2 Bulan:
• DPT-HB-Hib (dosis 1): Melindungi dari difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, hepatitis b, dan Haemophilus influenzae tipe B (Hib).
• Polio (dosis 2).
Usia 3 Bulan:
• DPT-HB-Hib (dosis 2).
• Polio (dosis 3).
Usia 4 Bulan:
• DPT-HB-Hib (dosis 3).
• Polio (dosis 4).
Usia 9 Bulan:
• Campak: Melindungi dari penyakit campak.
• Reaksi ringan seperti nyeri, kemerahan, bengkak di lokasi suntikan, demam ringan.
• Reaksi serius (jarang) seperti kejang, menangis terus-menerus selama lebih dari 3 jam, atau demam tinggi (> 40,5 derajat Celsius).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest