Endah Raih JBBA 2026, Pariwisata Gunungkidul Melesat
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards 2026 sebagai “Kepala Daerah Akselerator Pariwisata
Daun kenikir. - Foto ilustrasi Freepik
GARUT—Daun Kenikir (Cosmos caudatus) adalah tanaman yang tumbuh subur di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Garut, Jawa Barat (idigarut.org), menyebutkan tanaman ini memiliki daun hijau yang runcing dengan aroma khas yang dapat digunakan sebagai bahan makanan, seperti lalapan, sayuran, atau dimasak dalam berbagai hidangan.
Daun kenikir juga dikenal dengan nama lain seperti "kembang kenikir" atau "marigold liar". Selain rasanya yang segar, daun kenikir juga terkenal akan berbagai manfaat kesehatan. Berikut ini manfaat daun kenikir untuk kesehatan.
Daun kenikir mengandung sejumlah senyawa antioksidan, seperti flavonoid, yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat merusak sel dan jaringan tubuh, yang berpotensi menyebabkan berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan dalam daun kenikir dapat membantu mengurangi risiko kerusakan sel dan penuaan dini.
Kandungan vitamin C dan senyawa bioaktif lainnya dalam daun kenikir dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ini membantu tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit, serta menjaga daya tahan tubuh tetap optimal, terutama di musim pergantian cuaca.
Daun kenikir diketahui memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Senyawa tertentu yang terkandung dalam daun ini dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), yang berperan penting dalam mencegah penyakit jantung dan stroke.
Daun kenikir juga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun kenikir dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit atau gangguan perut lainnya, berkat kandungan seratnya yang tinggi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun kenikir memiliki potensi untuk membantu mengatur kadar gula darah, yang sangat bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2. Senyawa-senyawa tertentu dalam daun kenikir dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga membantu mengontrol kadar gula darah.
Kandungan senyawa antiinflamasi dalam daun kenikir dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Ini membuatnya bermanfaat dalam mengatasi berbagai kondisi peradangan, seperti arthritis atau masalah peradangan lainnya.
Selain dikonsumsi, daun kenikir juga bisa digunakan sebagai masker atau ramuan untuk perawatan kulit. Kandungan vitamin C dan antioksidan pada daun kenikir dapat membantu menjaga kesehatan kulit, mengurangi keriput, dan meningkatkan produksi kolagen.
BACA JUGA: Bus Listrik Trans Jogja Belum Siap Layani Wisatawan Saat Libur Natal dan Tahun Baru
Cara Menggunakan Daun Kenikir
Daun kenikir dapat dikonsumsi dengan cara yang beragam:
- Lalapan: Daun kenikir dapat dimakan mentah sebagai lalapan yang segar.
- Sayur: Daun kenikir dapat dimasak bersama bahan lain seperti sayuran hijau, atau ditumis dengan bumbu rempah.
- Teh Daun Kenikir: Daun kenikir dapat diseduh menjadi teh, yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Daun kenikir merupakan tanaman yang mudah ditemukan dan sangat berguna bagi kesehatan. Selain memberikan rasa segar pada hidangan, daun kenikir kaya akan nutrisi yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan, mulai dari meningkatkan imunitas, menurunkan kolesterol, mengatasi gangguan pencernaan, hingga menjaga kesehatan kulit.
Oleh karena itu, memasukkan daun kenikir dalam pola makan sehari-hari bisa menjadi pilihan yang baik untuk mendukung gaya hidup sehat.
Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai program serta kegiatan idigarut.org kunjungi laman resmi https://idigarut.org.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards 2026 sebagai “Kepala Daerah Akselerator Pariwisata
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
enginap di sebuah hotel kini bukan lagi sekadar mencari tempat untuk beristirahat. Wisatawan juga mencari pengalaman yang hangat, personal, dan memiliki cerita.
BSN menjadi tuan rumah APMP Mid-Year Meeting 2026 yang diikuti 20 negara untuk memperkuat ketertelusuran pengukuran dan ekonomi sirkular.
Job Fair Gunungkidul 2026 membuka lebih dari 5.000 lowongan kerja dari 32 perusahaan. Pencari kerja bisa melamar langsung secara gratis.
Australia berencana meningkatkan impor kakao dari Indonesia. Peluang ekspor produk kakao premium terbuka lebar, tetapi pasokan biji kakao nasional masih menjadi