BMKG Terbitkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 15-18 Oktober
BMKG memperingatkan potensi gelombang hingga 4 meter pada 15-18 Oktober 2026. Nelayan dan pelaku transportasi laut diminta waspada.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Stroke dapat mengancam jiwa yang dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan serius dan berkepanjangan.
Seperti dikutip dari Medical Daily, stroke atau serangan otak adalah penyebab utama kematian dan kecacatan di kalangan orang Amerika Serikat.
Hari Stroke Sedunia kali ini, dengan tema Lebih Besar dari Stroke, menekankan pentingnya kesadaran dan pencegahan proaktif dalam memerangi stroke.
Sementara beberapa faktor risiko stroke, seperti riwayat keluarga dan usia, berada di luar kendali kita, faktor lain seperti diabetes, merokok, tekanan darah tinggi, dan pola makan yang buruk dapat dikelola untuk mengurangi risiko.
Perubahan gaya hidup sederhana dan pengenalan gejala dini dapat secara signifikan mengurangi kemungkinan terjadinya stroke dan komplikasinya.
Bagi penyintas stroke, kemungkinan mengalami stroke kedua sekitar 25%. Namun, mengadopsi kebiasaan sehat dapat menurunkan risiko stroke kedua yang terkait dengan pembekuan darah hingga 80 persen.
BACA JUGA: Raperda Miras Belum Pasti Dibahas Tahun Ini, Pemkot Diminta Tetap Tegakkan Regulasi Yang Sudah Ada
Berikut adalah modifikasi gaya hidup yang dapat membantu mengurangi risiko stroke:
Perubahan gaya hidup, seperti menjaga berat badan yang sehat dan berolahraga secara teratur, juga dapat membantu mengurangi risiko ini secara signifikan.
Selain pencegahan, aspek penting dalam manajemen stroke adalah meminimalkan komplikasi dengan segera mencari perhatian medis dan mengenali tanda-tanda awal stroke.
Gunakan akronim F.A.S.T. untuk mengidentifikasi gejala potensial:
- F adalah Face Drooping, periksa apakah salah satu sisi wajah turun atau terasa mati rasa.
- A adalah Arm Weakness, lihat apakah salah satu lengan lemah atau mati rasa dengan meminta orang tersebut mengangkat kedua lengan; jika satu lengan mengarah ke bawah, itu bisa menjadi tanda peringatan.
- S adalah Speech Difficulty, dengarkan apakah ada kesulitan berbicara atau ucapan yang tidak jelas.
- T adalah Time to call 911, jika melihat gejala stroke, segera hubungi layanan darurat karena setiap menit sangat berharga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memperingatkan potensi gelombang hingga 4 meter pada 15-18 Oktober 2026. Nelayan dan pelaku transportasi laut diminta waspada.
Jadwal KA Bandara YIA, Jumat 16 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 16 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.