Kemenkes Ungkap Hasil CKG, Tekanan Darah 46,9 Persen Pasien Terkendali
Kemenkes mencatat 59,6 juta peserta CKG hingga 5 Juli 2026. Program kini fokus pada pengobatan hipertensi dan diabetes melitus.
Ilustrasi lensa kontak./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Anda adalah pemakai lensa kontak? Dokter dari KSM Kesehatan Mata Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr. dr. Made Susiyanti, Sp.M(K) mengingatkan kepada para pengguna lensa kontak untuk melakukan perawatan secara berkala guna mencegah infeksi pada kornea mata.
"Lensa kontak harus hati-hati dan perlu dirawat, apalagi lensa kosmetik yang warna warni itu. Kadang-kadang tidak tahu aturannya, sembarangan sampai dipakai tidur akhirnya pagi-pagi matanya merah," kata Susi dalam diskusi daring Infeksi Kornea Mata: Apa Yang Harus Diketahui? di Jakarta, Selasa (16/7/2024).
Dia mengatakan pemakaian lensa kontak, softlens ataupun sejenisnya memerlukan pengetahuan dasar untuk mengetahui keperluan dan tujuan penggunaannya.
Menurut dia, apabila pemakaian lensa kontak tanpa dibarengi dengan pengetahuan produk dan perawatannya maka akan berisiko pada kesehatan mata, khususnya mengakibatkan infeksi kornea mata.
Alumni Universitas Indonesia (UI) itu menyampaikan, banyak beredar lensa kontak di pasaran dengan harga murah sehingga berpotensi digunakan masyarakat awam tanpa memiliki pengetahuan yang cukup.
Oleh karena itu, dia mengimbau agar pengguna lensa kontak merawat dengan cara menjaga kebersihannya, yakni mencuci bersih dan mengeringkan tangan sebelum memasang atau melepas lensa kontak, melepas lensa kontak ketika tidur untuk mencegah iritasi, peradangan, hingga infeksi. Kemudian, juga membersihkan lensa kontak dengan cairan pembersih khusus.
"Masyarakat perlu tahu kapan harus pakai, harus melepas, bagaimana merawat, dan lainnya. Karena penjual juga seringkali tidak memberikan penjelasan tentang cara atau aturan pemakaiannya," ujarnya.
BACA JUGA: Ingin Tampil Cantik dengan Lensa Kontak, Waspada Iritasi
Lebih lanjut, agar terhindar dari risiko infeksi kornea maka masyarakat juga diimbau untuk tidak sembarangan menggosok mata apabila merasa pedih atau gatal.
Selain itu juga disarankan untuk tidak membeli obat tetes mata karena dikhawatirkan justru akan menyebabkan iritasi. "Jangan kucek sembarangan atau pakai obat-obat tetes mata sembarangan. Nanti tidak sembuh malah infeksi. Kalau bisa langsung ke klinik atau pakai antibiotik tetes murni, bukan obat tetes bermerk lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkes mencatat 59,6 juta peserta CKG hingga 5 Juli 2026. Program kini fokus pada pengobatan hipertensi dan diabetes melitus.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Ekonom menilai pengembangan biofuel generasi kedua pasca-B50 menghadapi tantangan pembiayaan, bahan baku, teknologi, dan kepastian kebijakan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.
KPK menyatakan laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni selesai pada aspek pencegahan, namun dugaan suap masih didalami dalam penyidikan.