Trump Telepon Venezuela Usai Gempa M7,5, AS Kirim Bantuan Kemanusiaan
Trump hubungi Venezuela usai gempa M7,5. Korban 920 tewas, bantuan internasional terus berdatangan.
Pemakaian krim untuk wajah/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Penggunaan sunscreen masih efektif untuk melindungi kulit saat cuaca sedang ekstrem dan tidak menentu seperti di bulan puasa tahun ini.
“Pemakaian sunscreen sangat penting di tengah suhu yang tinggi, terutama di Indonesia yang memiliki iklim tropis dan paparan sinar matahari yang cukup intensif sepanjang tahun, dengan Indeks UV yang sangat tinggi,” kata Dr. Arini Astasari Widodo, SM, SpDVE Dokter spesialis kulit dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), Minggu (24/3/2024).
Arini menuturkan pemakaian sunscreen dapat memberikan perlindungan pada kulit dari paparan sinar matahari yang mengandung radiasi ultraviolet (UV). Proteksi yang diberikan dapat mencegah kulit mengalami penuaan dini dan kerusakan kulit lainnya.
Selanjutnya sunscreen mencegah kulit jadi terbakar (sunburn) dari paparan sinar matahari. Sunscreen akan menyerap atau memantulkan sebagian besar sinar UV sebelum mencapai kulit.
Terkait dengan penuaan dini, ia menjelaskan sunscreen membantu kulit tampak lebih sehat dan jauh lebih muda karena menjauhkan kulit dari potensi hadirnya garis halus dan kerutan di sejumlah bagian.
“Sunscreen juga bermanfaat untuk mengurangi terkena risiko kanker kulit. Paparan berlebihan terhadap sinar UV dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Pemakaian sunscreen secara teratur dapat membantu mengurangi risiko ini,” kata wanita yang kini juga menjabat sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Kedokteran UKRIDA itu.
Baca Juga
Ternyata Pria Lebih Wajib Pakai Sunscreen dari Wanita, Ini Alasannya!
Pakai Physical atau Chemical Sunscreen Jika ...
Simak 8 Manfaat Sunscreen untuk Wajah, Bisa Cegah Penuaan Dini
Paparan sinar matahari, katanya, juga menghasilkan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kulit. Dengan demikian, penggunaan sunscreen bisa menjaga kesehatan kulit. Tentunya harus dikombinasikan dengan tindakan lain seperti mengenakan pakaian pelindung, topi, dan menghindari paparan sinar matahari secara langsung pada puncak intensitasnya.
Arini yang juga alumni dari Harvard Medical School itu mengatakan jika mengabaikan penggunaan sunscreen dan seringkali menghindari perlindungan terhadap sinar matahari dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan kulit.
Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri menggunakan sunscreen setiap hari terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan sunscreen harus menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit sehari-hari, tidak hanya pada saat cuaca cerah atau ketika berada di luar ruangan.
“Perlindungan terhadap sinar matahari diperlukan sepanjang tahun untuk mencegah kerusakan kulit jangka panjang,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Trump hubungi Venezuela usai gempa M7,5. Korban 920 tewas, bantuan internasional terus berdatangan.
Alex Marquez sukses comeback di MotoGP Belanda 2026 usai absen dua seri akibat cedera. Finis ke-13 di Sprint Race Assen meski masih merasakan sakit.
Menhub memastikan komisi ojol maksimal 8 persen mulai berlaku 1 Juli 2026 tanpa uji coba. Aturan baru ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan pengemudi.
Toyota Australia melakukan recall 1.101 unit bZ4X akibat potensi gangguan software ECU. Toyota Astra Motor memastikan unit Indonesia tidak terdampak.
Gol kemenangan Iran atas Mesir dianulir VAR. Usai laga, para pemain meninggalkan pesan menyentuh tentang kehormatan dan fair play di ruang ganti.
OpenAI meluncurkan GPT-5.6 dengan varian Sol, Terra, dan Luna. Akses awal dibatasi atas permintaan pemerintah AS sambil menunggu evaluasi keamanan.