10 Tips Hemat BBM untuk Mobil Matic, Bensin Lebih Irit
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Ilustrasi/Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan para ilmuwan Rusia hampir selesai menciptakan vaksin untuk kanker. Penemuan tersebut segera tersedia dan dapat dipergunakan untuk pasien.
"Kami sudah hampir mencapai penciptaan vaksin kanker dan obat imunomodulator generasi baru. “Saya berharap teknologi ini akan segera digunakan secara efektif sebagai metode terapi individu,” tambahnya di forum Moskow tentang teknologi masa depan.
Namun Putin tidak merinci jenis kanker apa yang akan ditargetkan oleh vaksin yang diusulkan tersebut, atau bagaimana caranya.
Terpisah, menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO, saat ini terdapat enam vaksin berlisensi untuk melawan human papillomavirus (HPV) yang mengakibatkan kanker serviks serta vaksin melawan hepatitis B (HBV), yang dapat mengakibatkan kanker hati.
Hingga saat ini sejumlah negara dan perusahaan sedang mengerjakan vaksin kanker. Tahun lalu pemerintah Inggris menandatangani perjanjian dengan BioNTech yang berbasis di Jerman untuk meluncurkan uji klinis yang menyediakan pengobatan kanker yang dipersonalisasi untuk menjangkau 10.000 pasien pada 2030.
Baca Juga
Lebih dari 92.000 Warga Sleman Mengidap Kanker, Kuras 131 Miliar BPJS
Di DIY Ada 400 Penyintas Kanker Baru Setiap Tahun
Ketahui Gejala Kanker pada Anak
Perusahaan farmasi Moderna dan Merck & Co sedang mengembangkan vaksin kanker eksperimental yang berada pada tahap pertengahan. Penelitian menunjukkan mengurangi kemungkinan kambuh atau kematian akibat melanoma – kanker kulit paling mematikan – hingga setengahnya setelah tiga tahun pengobatan. Pada Hari Kanker Sedunia, yang diperingati pada tanggal 4 Februari, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merilis perkiraan terbaru mengenai kanker di 115 negara.
“Sekitar 1 dari 5 orang mengidap kanker. Lalu sekitar 1 dari 9 pria dan 1 dari 12 wanita meninggal karena penyakit ini.”
Dari laporan WHO diketahui kanker telah merenggut 9,7 juta nyawa pada 2022 dan 20 juta kasus kanker baru terdeteksi pada 2022. Menurut WHO, kanker paru-paru adalah kanker yang paling umum terjadi di seluruh dunia dengan 2,5 juta kasus baru atau 12,4% dari total kasus baru. Kanker payudara wanita menduduki peringkat kedua, disusul kanker kolorektal, kanker prostat, dan kanker perut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
Pemerintah menghormati putusan MK soal pemisahan anggaran MBG dari dana pendidikan dan akan mengkaji dampaknya terhadap APBN.
Prabowo meminta gubernur dan bupati tidak mengerahkan warga untuk menyambut kunjungan kerjanya agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam.