Menhub Sebut Aturan Impor KRL Jadi Kewenangan Kemendag
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
Sakit perut karena makan makanan pedas/Shutterstock.com
Harianjogja.com, JAKARTA–Perut kembung merupakan masalah pencernaan yang umum dirasakan oleh banyak orang. Kondisi ini membuat tidak nyaman untuk beaktivitas.
Dilansir Health Line, Senin (11/9/2023) Kembung kronis yang menyebabkan gejala sedang hingga parah dapat memengaruhi kesejahteraan hidup seseorang secara keseluruhan sehingga harus cepat diatasi. Namun, untuk mengatasi kembung, kamu harus menentukan terlebih dahulu penyebab kembung.
• Makan makanan yang mengandung senyawa yang berfermentasi di usus besar seperti serat, gula dan alkohol.
• Intoleransi makanan, seperti laktosa atau intoleransi fruktosa.
• Menelan udara berlebih, misalnya saat mengunyah permen karet.
• Retensi cairan di perut, karena penyakit jantung atau gagal hati
• Sembelit
• Ketidakseimbangan ekosistem bakteri yang hidup di usus
• Ileus, ketika usus berhenti mengeluarkan makanan karena operasi atau penggunaan obat-obatan
• Memiliki kondisi kesehatan, seperti IBD, IBS
• Obstruksi usus, yang mungkin juga melibatkan muntah dan sembelit
• Stres psikologis
Jika kamu sudah mengetahui penyebab kamu bisa mencoba olahraga, suplemen, pijat, perubahan pola makan dan strategi lain yanh dapat membantu mengurangi kembung dengan cepat.
Dilansir Medical News Today (11/9/2023) banyak pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi rasa sakit dan ketidaknyamanan akibat kembung. Tips singkat berikut ini bisa membantu menghilangkan perut kembung dengan cepat:
Aktivitas fisik dapat membuat buang air besar lebih teratur, sehingga membantu mengeluarkan gas dan tinja berlebih. Menggerakan usus sangat penting terutama jika seseorang merasa sembelit.
Pose yoga tertentu dapat memposisikan otot perut sedemikian rupa sehingga mendorong pelepasan gas berlebih dari saluran pencernaan.
Kapsul minyak peppermint juga dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan dan gas terkait. Produsen biasanya memasarkannya sebagai pengobatan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS), namun orang tanpa IBS juga dapat menggunakannya untuk meredakan kembung.
Peppermint bekerja dengan mengendurkan otot-otot usus, yang memungkinkan gas dan tinja bergerak lebih efektif. Namun orang yang rentan terhadap sakit maag perlu menghindari peppermint.
Memijat bagian perut dapat membantu melancarkan buang air besar. Pijatan yang mengikuti jalur usus besar sangat membantu.
Suhu air yang hangat bisa meredakan sakit perut. Relaksasi dapat mengurangi tingkat stres, sehingga saluran pencernaan dapat berfungsi lebih efektif dan membantu mengurangi kembung.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.
MotoGP Adelaide 2027 terancam batal setelah gugatan lingkungan menghentikan pembangunan sirkuit. 400 pohon berpotensi ditebang, debut pun tidak aman.
Uji coba pedestrian Malioboro digelar Oktober-November 2026. Kendaraan dibatasi pukul 10.00-23.00 WIB, tamu hotel tetap dapat akses khusus.