Antam Raup Rp68,41 Triliun dari Penjualan Emas hingga September 2026
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Seragam sekolah SD dan SMP - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SOLO—Salah satu anak artis Indonesia, MA, akhirnya mengakui jika dirinya hanya mengenyam pendidikan sampai tingkat sekolah dasar (SD). Ia tidak pernah mengikuti homeschooling seperti yang selama ini diakuinya. Simak ulasannya di kabar artis kali ini.
Gadis 17 tahun ini meminta maaf karena selama ini telah membohongi publik dengan mengikuti skenario yang dibuat ibu kandungnya. “Aku mau minta maaf ke seluruh netizen, aku udah bohongin kalian,” ujar MA saat menjadi bintang tamu di salah satu podcast dikutip pada Minggu (6/8/2023).
BACA JUGA: Tujuh SD Diperbaiki Tahun Ini
“Aku klarifikasi tentang homeschooling tapi ternyata itu enggak benar. Karena di situ aku enggak mau menjatuhkan mami aku dan sesuatu yang buruk terjadi padanya,” jelasnya.
Padahal, anak artis MA ini hanya sekolah hingga kelas VI SD. “Aku udah keluar dari sekolah semenjak VI SD, selesai SD tuh aku udah enggak sekolah. Tapi setahu aku sebab adanya masalah ini, jadi aku nggak sekolah, gitu,” kata dia.
Pernyataannya tersebut sontak membuat sang pembawa acara podcast pun kaget. Ia pun menanyakan kembali perihal homeschooling yang sebelumnya pernah diungkap oleh ibundanya. Selama ini sang ibunda kerap menyebut dirinya banting tukang demi mencari uang untuk sekolah anak-anaknya.
“Aku pernah homeschooling pas kayak tahun-tahun SD gitu. Setelah SD enggak ada sekolah,” jawab MA.
MA beralasan dirinya berbohong masih sekolah dengan cara homeschooling demi menghargai dan menjaga nama baik ibunya. Apalagi sang ibu selalu membanggakan sekolah putrinya ke publik.
Namun akhirnya dia tidak tahan untuk mengungkap fakta sebenarnya karena sang ibu selalu berbohong. “Aku enggak mau menjelekkan mami, tapi karena ada masalah ini aku speak up ke media dan dengar pernyaataan mami, aku ngerasa itu bohong,” tutur dia.
Ditanya apa penyebab MA tidak melanjutkan sekolah lagi, dia mengaku tak tahu alasan sang ibunda tak lagi menyekolahkannya. Ia menduga hal itu karena adanya kasus pelecehan seksual.
Menurutnya, setelah kasus pelecehan seksual itu, keluarganya jadi berantakan. Apalagi sang ibu lebih memilih mendukung sang suami dibanding mengurus anaknya. “Aku enggak tahu tapi kemungkinan karena tadinya mau perpindahan sekolah tapi terhambat karena adanya masalah ini. sSejak masalah ini keluarga aku jadi berantakan, dan mungkin kayak gak ada kesempatan untuk mami urus sekolah,” tandasnya.
Kendati demikian MA mengaku masih bersemangat untuk meneruskan kembali sekolahnya yang terputus. Dia mengaku ingin mengikuti Kejar Paket agar bisa mengejar ketertinggalannya selama ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Lansia 89 tahun ditemukan meninggal dengan luka bakar di sawah Godean, Sleman. Polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.
Timnas Indonesia U-17 menghadapi Filipina, Kamboja, Afghanistan, dan Myanmar di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Simak jadwal lengkapnya.
Veda Ega Pratama bersiap menghadapi Moto3 Qatar 2026 di Sirkuit Losail pada 6-8 November. Simak jadwal latihan, kualifikasi, dan balapan.
Kebutuhan itulah yang menjadi salah satu latar belakang PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) menghadirkan rice cooker bersertifikat halal.
Dengan hardware mutakhir, keamanan kelas bisnis, dan kemudahan manajemen yang komprehensif, ExpertCenter P700 Mini Tower dirancang menjadi tulang punggung yang