Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KAMPALA—Pisang dikenal sebagai salah satu asupan makanan sehat yang baik untuk tubuh. Meski sudah mengandung banyak gizi, rupanya ada peneliti yang memodifikasi genetik pisang agar lebih banyak nutrisi.
Mengutip WebMd, setiap satu buah pisang mengandung sekitar 420 mg kalium. Kandungan karbohidrat kompleks dan serat di dalamnya juga mampu membuat perut terasa kenyang lebih lama serta membantu meningkatkan energi. Selain itu, pisang juga mengandung nutrisi penting lain, seperti antioksidan, vitamin B6, dan vitamin C.
Baru-baru ini, sebuah tim ilmuwan internasional dilaporkan telah menciptakan 'pisang super' yang dimodifikasi secara genetik sehingga mengandung lebih banyak nutrisi, terutama vitamin A. Ternyata, ada cerita di baliknya.
Melansir Oddity Central, kekurangan vitamin A telah menjangkiti negara-negara miskin di Afrika sub-Sahara dan Asia Tenggara selama ratusan tahun. Kondisi itu menghambat pertumbuhan anak-anak, menyebabkan kebutaan dan secara signifikan melemahkan daya tahan mereka terhadap penyakit mematikan yang dapat diobati seperti diare dan campak. Berbeda dengan masalah kekurangan vitamin A di negara-negara maju yang telah hilang berkat suplementasi suplemen.
Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa ada 190 juta anak usia prasekolah di seluruh dunia kekurangan vitamin A. Kondisi malnutrisi menyumbang 6% kematian anak usia dini di Afrika.
Uganda adalah salah satu dari beberapa negara Afrika yang berjuang melawan malnutrisi, tetapi juga bisa menjadi sumber obat untuk wabah ini.
Untungnya, solusi yang murah dan layak untuk kekurangan gizi dan kekurangan vitamin A, khususnya, akan tersedia dalam waktu dekat.
Sebuah tim peneliti dari Laboratorium Riset Pertanian Nasional negara Afrika, bekerja sama dengan ilmuwan pertanian Australia James Dale dan Yayasan Bill dan Melinda Gates dilaporkan telah menciptakan pisang yang dimodifikasi secara genetik yang mengandung semua nutrisi yang diperlukan untuk memerangi malnutrisi.
Proyek Banana21 diluncurkan pada tahun 2005, dan setelah 18 tahun berinvestasi, kini akhirnya menuai hasil. Para ilmuwan berhasil menciptakan pisang yang mampu menyelamatkan jutaan nyawa anak-anak.
Kasus modifikasi genetik pada pohon pisang ini dilakukan agar lebih tahan terhadap hama, jamur atau kekeringan.
Menurut National Geographic, pisang super ini siap dibudidayakan, namun para ilmuwan masih menunggu persetujuan dari pemerintah setempat. Sayangnya, ini mungkin menjadi rintangan tersendiri, mengingat oposisi yang kuat terhadap budidaya makanan hasil rekayasa genetika di Uganda. Di sana, tanaman seperti itu saat ini dilarang keras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.