Bus Tunggal Dara Terbakar di Tol Semarang-Solo, 18 Orang Selamat
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Dewi Perssik/Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA—Pedangdut Dewi Perssik mengungkapkan permasalahan terkait sapi kurban dirinya yang sempat ditolak ketua RT sudah beres. Hal itu diungkapkannya melalui unggahan di Instagramnya pada Rabu (28/6/2023).
BACA JUGA: Miris, Ditolak Berkurban, Dewi Perssik Malah Diminta Rp100 Juta
“Alhamdulillah sudah beres sm pak ustad… tinggal pak RT belum ketemu saya. Tolong jangan bicara politik disini, saya tidak tau politik, saya taunya berkurban sapi bukan berkurban perasaan,” demikian tulis pemilik goyang gergaji itu dikutip dari Instagramnya pada Kamis (29/6/2023).
Sebelumnya pada Rabu lalu, pembawa acara Pagi-Pagi Ambyar ini membagikan kejadian kurang menyenangkan.
“Bapak RT lebak bulus 2 RT 4 RW 6 tidak menerima daging kurban dr dewi perssik, katanya warganya sudah banyak daging kurbannya jadi tidak butuh. sampe membentak ART2 dan driver saya. dan kalaupun mau dibantuin sapinya harus bayar 100 juta. Gitu versi dari ART2, asisten, security dan supir saya. Bahkan nantangin saya pak RTNya. Berani sekali anda nyuruh art2 sy utk disampaikan ke saya, apa krn bertetangga sm pak anies baswedan anda ?” demikian tulisnya di Instagram.
Dewi Perssik menjelaskan alasan ketua RT menolak sapi kurban darinya lantaran karena warga tidak butuh daging kurban. Setelah ditolak, Dewi Perssik menyebut bahwa Ketua RT malah meminta uang sebanyak Rp100 juta jika dirinya ingin tetap berkurban di lingkungan tempat tinggalnya tersebut.
Kini permasalahan tersebut menurutnya telah selesai. Warganet pun memberikan komentar beragam atas unggahan pelantun Indah Pada Waktunya itu.
“Di Karawang aj mami ,Disni jarang ad yg kurban,” tulis @julia_***.
“Kirim kejepara aja mami,” tulis @luna***.
“Lebihh baik kurban sapi yah mih ada manfaatnya dari pada kurban perasaan ,” tulis @terry***.
“Kurban di pemukiman kolong aja . Denger denger kan katanya belum pernah merasakan kurban.,” tulis @amry_***.
“Kalo mau berkurban jangan di JKT deh mbak, ribet, bawa ke jember aja,” tulis @hanuna***.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Polri dan BPOM membahas penyusunan regulasi penggunaan kratom untuk mencegah penyalahgunaan tanaman yang berpotensi membahayakan.
MA membatalkan konferensi pers putusan kasasi perkara suket ijazah SMA Gibran karena belum menerima salinan putusan nomor 742 K/TUN/2026.
Kecelakaan lalu lintas di Kulon Progo turun 44,4% pada pekan pertama Operasi Patuh Progo 2026. Polisi mencatat 15 kejadian.
DPRD DIY mengusulkan pembentukan BUMD khusus pengelola aset daerah untuk meningkatkan PAD di tengah keterbatasan fiskal.
EHEF 2026 menghadirkan 90 kampus Eropa dari 14 negara di UGM pada 4 November. Pengunjung bisa mencari informasi kuliah dan beasiswa gratis.