Harga Biodiesel dan Bioetanol Mei 2026 Resmi Naik
Kementerian ESDM resmi menaikkan harga biodiesel dan bioetanol Mei 2026. HIP biodiesel kini Rp14.917 per liter.
Ilustrasi makan ikan/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia sebagai negara maritim memiliki hasil laut yang beragam dan melimpah ruah. Menurut data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2021 jumlah hasil tangkapan laut di Indonesia mencapai sekitar 6,7 juta ton, termasuk ikan.
Ikan merupakan salah satu sumber pangan yang kaya nutrisi seperti protein, asam lemak omega-3, ragam vitamin dan mineral di antaranya vitamin B kompleks, vitamin D, zat besi, kalsium, selenium, dan zinc.
Tak ayal jika ikan sering menjadi alternatif pengganti sumber protein lain. Sangat disayangkan jika masyarakat Indonesia tidak mengonsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Anna Brown, seorang ahli diet sekaligus founder Nutrition Squeezed yang dilansir dari Antara, menekankan tak memasukkan ikan dalam menu harian bisa berarti menghilangkan satu-satunya sumber alami vitamin D untuk tubuh.
Baca juga: 6 Manfaat Sarapan yang Wajib Kamu Ketahui
Lalu, apa saja manfaat ikan untuk kesehatan tubuh? Simak ulasan berikut ini:
Gabungan antara protein, kalsium, vitamin D dan asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan bermanfaat dalam mencegah radang sendi serta pengeroposan tulang (osteoporosis). Manfaat ini bisa didapat dengan mengkonsumsi tulang ikan yang kaya akan kalsium serta kolagen.
Makanan sumber asam lemak omega-3 dan protein yang tak kalah banyak dengan daging merah ini diketahui dapat mencegah penyempitan pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah dan mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Oleh karenanya rutin mengonsumsi ikan dapat membantu menjaga kesehatan jantung sekaligus menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler, seperti serangan jantung, irama jantung yang tidak normal, hingga stroke.
Kulit ikan kaya akan kandungan vitamin A dan B2 yang bermanfaat untuk kesehatan mata serta imun tubuh. Selain itu asam lemak omega-3 termasuk DHA pada ikan laut, seperti ikan sarden atau ikan kembung baik untuk perkembangan otak dan penglihatan yang dibutuhkan oleh janin, bayi, serta anak-anak.
Mengutip dari Healthline, ibu hamil hanya diperbolehkan mengonsumsi ikan rendah merkuri, seperti sarden tidak lebih dari 12 ons (340 gram) per minggu. Serta hindari makan ikan mentah atau yang belum matang sebab berpotensi mengandung mikroorganisme yang dapat membahayakan janin.
Penelitian menunjukkan kandungan asam lemak omega 3 pada ikan laut yang tinggi mampu meredakan gejala depresi, dimana studi lain juga menunjukkan orang yang rutin makan ikan kecenderungan mengalami depresi jauh lebih kecil.
Selain itu mengonsumsi ikan dapat menurunkan risiko terjadinya sejumlah penyakit degeneratif, seperti demensia, penyakit Alzheimer, serta degenerasi makula (menurunnya kemampuan penglihatan).
Asma merupakan penyakit yang ditandai dengan peradangan kronis atau penyempitan pada saluran pernapasan, menyebabkan seseorang sulit untuk bernapas. Studi tersebut menemukan bahwa konsumsi ikan secara teratur misalnya 1-2 kali seminggu berkaitan dengan risiko asma 24% lebih rendah pada anak-anak, namun tidak ada efek signifikan yang ditemukan pada orang dewasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian ESDM resmi menaikkan harga biodiesel dan bioetanol Mei 2026. HIP biodiesel kini Rp14.917 per liter.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.