Jadwal KA Prameks 1 Oktober 2026, Ada 10 Perjalanan Jogja-Kutoarjo
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Eks Napiter Hari Masykur (kiri) dan Produser Film Noor Huda Ismail dalam diskusi film Kembali ke Titik di Jogja, Jumat (7/4/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah film dokumenter bertajuk Kembali ke Titik dirilis, Sabtu (8/4/2023). Film ini menceritakan perjalanan eks narapidana terorisme Masykur Hadi yang sudah keluar dari penjara.
Film ini disutradarai oleh Ridho Dwi Ristiyanto dan produser seorang pengamat sekaligus peneliti terorisme asal Indonesia, Noor Huda Ismail. Film ini secara umum menceritakan kisah Hadi Masykur yang ditangkap Densus 88. Hadi sempat melakukan pelarian selama beberapa bulan karena diburu Densus 88. Sampai akhirnya ia harus tunduk dan pulang ke rumah karena ibunya, Ngatiyah sedang sakit. Saat di rumah itulah Hadi ditangkap Densus 88.
BACA JUGA : Densus Tangkap Terduga Teroris Sleman
Kemudian divonis tiga tahun, menjalani hukuman di Lapas Kedung Pane Semarang dan di dalam jeruji besi ia merenung untuk meninggalkan organisasi Jamaah Islamiyyah yang telah diikuti selama 20 tahun. Lewat kisah Hadi ini membantah bahwa Lapas menjadi sekolahnya narapidana untuk meningkatkan aksi pidana, sebaliknya menjadikan napi lebih baik.
"Film mengedukasi bahwa keluar dari lapas ini kembali ke jalan yang benar. Bukan seperti perkiraan orang selama ini, perumpamaan setelah menjadi pengguna narkoba lalu keluar Lapas jadi pengedar. Saya menemukan bahwa pada Mas Hadi Masykur ini kembali ke satu titik, kembali ke jalan yang benar," kata Produser Film Noor Huda Ismail.
Ia mengatakan Kembali ke Titik merupakan film kedelapan yang dirilis kreasi prasasti perdamaian (KP). Dalam film ini ia ingin memproduksi narasi alternatif baik itu melalui website, media sosial (Facebook, IG, YouTube, dll), buku, dan juga film yang tidak hanya pada isu radikalisme dan terorisme saja. Khusus untuk isu radikalisme dan terorisme, memerlukan cara baru, utamanya dengan mendorong kekuatan narasi positif dari para mantan narapidana terorisme dengan menggunakan pendekatan film dokumenter dan forum diskusi.
BACA JUGA : Kilas Balik! Sederet Operasi Densus 88 di Sleman
"Kami akan melakukan road show film untuk berdiskusi secara jujur dan terbuka terhadap isu yang sangat sensitif ini," katanya.
Hadi Masykur mengungkap dirinya merenung selama di dalam Lapas dan meyakinkan diri untuk kembali ke jalan yang benar. Ia mengaku sebelumnya sebagai seseorang selalu merasa berada di jalan yang benar. Kemudian mendapatkan pembenaran dalam membela apa yang menjadi keyakinannya.
"Insyaallah anggapan bahwa Lapas sebagai tempat sekolah [dalam arti negatif] napi itu tidak terjadi pada diri saya. Di dalam penjara saya sudah merenungi kesalahan saya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Transformasi Digital Menuju Smart Province membahas pentingnya teknologi, integrasi data, SDM, regulasi, dan literasi untuk membangun DIY sebagai Smart Province
John Herdman antusias menghadapi Anthony Hudson di final FIFA ASEAN Cup 2026. Duel Indonesia vs Thailand digelar di SUGBK, Senin (5/10).
Drama dua gol injury time membawa Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh.
Portugal menang 4-2 atas Denmark di Nations League 2026-2027 meski tanpa Cristiano Ronaldo dan mempertahankan rekor sempurna
Bedah buku Pariwisata Kontemporer Indonesia di Jogja membahas perkembangan pariwisata, literasi digital, inovasi, dan tantangan industri di era teknologi.