Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Eks Napiter Hari Masykur (kiri) dan Produser Film Noor Huda Ismail dalam diskusi film Kembali ke Titik di Jogja, Jumat (7/4/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah film dokumenter bertajuk Kembali ke Titik dirilis, Sabtu (8/4/2023). Film ini menceritakan perjalanan eks narapidana terorisme Masykur Hadi yang sudah keluar dari penjara.
Film ini disutradarai oleh Ridho Dwi Ristiyanto dan produser seorang pengamat sekaligus peneliti terorisme asal Indonesia, Noor Huda Ismail. Film ini secara umum menceritakan kisah Hadi Masykur yang ditangkap Densus 88. Hadi sempat melakukan pelarian selama beberapa bulan karena diburu Densus 88. Sampai akhirnya ia harus tunduk dan pulang ke rumah karena ibunya, Ngatiyah sedang sakit. Saat di rumah itulah Hadi ditangkap Densus 88.
BACA JUGA : Densus Tangkap Terduga Teroris Sleman
Kemudian divonis tiga tahun, menjalani hukuman di Lapas Kedung Pane Semarang dan di dalam jeruji besi ia merenung untuk meninggalkan organisasi Jamaah Islamiyyah yang telah diikuti selama 20 tahun. Lewat kisah Hadi ini membantah bahwa Lapas menjadi sekolahnya narapidana untuk meningkatkan aksi pidana, sebaliknya menjadikan napi lebih baik.
"Film mengedukasi bahwa keluar dari lapas ini kembali ke jalan yang benar. Bukan seperti perkiraan orang selama ini, perumpamaan setelah menjadi pengguna narkoba lalu keluar Lapas jadi pengedar. Saya menemukan bahwa pada Mas Hadi Masykur ini kembali ke satu titik, kembali ke jalan yang benar," kata Produser Film Noor Huda Ismail.
Ia mengatakan Kembali ke Titik merupakan film kedelapan yang dirilis kreasi prasasti perdamaian (KP). Dalam film ini ia ingin memproduksi narasi alternatif baik itu melalui website, media sosial (Facebook, IG, YouTube, dll), buku, dan juga film yang tidak hanya pada isu radikalisme dan terorisme saja. Khusus untuk isu radikalisme dan terorisme, memerlukan cara baru, utamanya dengan mendorong kekuatan narasi positif dari para mantan narapidana terorisme dengan menggunakan pendekatan film dokumenter dan forum diskusi.
BACA JUGA : Kilas Balik! Sederet Operasi Densus 88 di Sleman
"Kami akan melakukan road show film untuk berdiskusi secara jujur dan terbuka terhadap isu yang sangat sensitif ini," katanya.
Hadi Masykur mengungkap dirinya merenung selama di dalam Lapas dan meyakinkan diri untuk kembali ke jalan yang benar. Ia mengaku sebelumnya sebagai seseorang selalu merasa berada di jalan yang benar. Kemudian mendapatkan pembenaran dalam membela apa yang menjadi keyakinannya.
"Insyaallah anggapan bahwa Lapas sebagai tempat sekolah [dalam arti negatif] napi itu tidak terjadi pada diri saya. Di dalam penjara saya sudah merenungi kesalahan saya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.