Pikap Terjun ke Jurang 25 Meter Usai Tabrak Motor di Magetan
Kecelakaan di tikungan Telaga Wahyu, Magetan, melibatkan pikap L300 dan motor. Pikap terjun ke jurang 25 meter, satu orang terluka.
Kue kering sagu keju./Frisian Flag
Harianjogja.com, JOGJA—Saat Lebaran, meja ruang tamu biasanya tersedia beragam kue kering dengan aneka rasa, bentuk, maupun rupa. Ada nastar, kastengel, putri salju, kuping gajah, lidah kucing dan lainnya yang menjadi favorit dan begitu populer bagi warga +62.
Toples kue yang berkali-kali dibuka tutup karena kehadiran tamu yang berbeda-beda membuat kue ‘masuk angin’ sehingga kue jadi lebih cepat melempem bahkan yang terburuk adalah berjamur.
Demi mencegah kue terbuang sia-sia perhatikan tips berikut agar kue kering bertahan lebih lama:
Baca juga: Hindari Sejak Dini, Penyebab Kanker Usus Besar di Usia Muda
Sebagian keluarga memilih untuk membuat kue kering sendiri. Terkadang kue yang belum dingin sudah dimasukkan ke toples padahal ini membuat kue bisa menjadi lebih cepat bau alias tengik.
Sebab kue kering yang keluar dari oven masih terdapat kandungan air yang belum sepenuhnya hilang, membuat kandungan air dan lemak terikat satu sama lain dan kue pun berpotensi lebih cepat tengik. Selain itu kue kering memiliki kelembapan lebih tinggi membuat tekstur renyah yang diidamkan pun tak akan tercapai. Pastikan pula wadah yang akan kamu gunakan benar-benar bersih dan kedap udara.
Tekstur kue kering kebanyakan terbagi dua jenis yakni kue kering renyah dan kue kering lunak. Ketika jumlah kue sudah mulai menipis atau demi menghemat tempat, kedua jenis kue ini tak jarang ditempatkan pada satu wadah yang sama.
Padahal dengan mencampur dua jenis kue ini akan mempengaruhi tekstur satu sama lain dimana kue kering renyah seperti lidah kucing akan jadi lembab dan juga sebaliknya.
Kue kering yang terlalu sering terpapar udara akan menurunkan kualitas kue dan waktu bertahannya. Oleh karena itu sebaiknya simpan sebagian kue kering dalam plastik kedap udara dan hindari menyajikan seluruh kue dalam toples.
Selain itu dengan membekukan kue kering dapat mempertahankan tekstur renyah dalam jangka waktu lebih lama. Caranya jika kamu akan menyajikan atau mengonsumsinya secara berkala, bungkuslah kue menggunakan plastik kecil lalu lapisi dengan aluminium foil. Saat ingin disajikan diamkan kue kering beku di atas meja terlebih dahulu kemudian tinggal kamu santap.
Saat membeli kue kering pasti kamu sering melihat kehadiran satu bungkus kemasan kecil yang berisi silica gel. Jika menemukannya biarkan kemasan silica gel dalam toples agar menjaga kerenyahan dari kue kering favoritmu.
Cara ini bisa pula kamu terapkan jika membuat kue sendiri, cukup letakkan satu atau dua kemasan silica gel yang aman untuk makanan di bawah toples dan kue kering dijamin bebas dari berjamur dan tidak cepat melempem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan di tikungan Telaga Wahyu, Magetan, melibatkan pikap L300 dan motor. Pikap terjun ke jurang 25 meter, satu orang terluka.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa NTT mencapai 91 jiwa dan 161.084 pengungsi hingga Minggu, 23 Agustus 2026.
Kabut asap menyelimuti Pekanbaru dengan jarak pandang 2,5 km. Kualitas udara sangat tidak sehat, PM2,5 mencapai 170 mikrogram.