10 Tips Hemat BBM untuk Mobil Matic, Bensin Lebih Irit
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Ilustrasi kolesterol/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA– Berbeda dengan apa yang diyakini kebanyakan orang, kolesterol tidak sepenuhnya buruk.
Kolesterol adalah zat yang diperlukan untuk membangun sel-sel sehat di dalam tubuh. Ada dua jenis kolesterol. Kolesterol LDL (low-density lipoprotein) dan kolesterol HDL (high-density lipoprotein).
LDL atau kolesterol "jahat" membentuk sebagian besar kolesterol tubuh Anda, sedangkan HDL atau kolesterol "baik" menyerap kolesterol dalam darah dan membawanya kembali ke hati.
Sementara kadar kolesterol LDL yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, kolesterol HDL dapat menurunkan risiko yang sama.
Yang mengatakan, penting Anda menjaga kadar kolesterol LDL Anda tetap terkendali.
Kolesterol tinggi terjadi ketika ada terlalu banyak zat lemak yang disebut kolesterol dalam darah Anda. Menurut Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), hal itu terutama disebabkan oleh makan makanan berlemak, kurang berolahraga, kelebihan berat badan, merokok, dan minum alkohol. Diet tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan/atau gula rafinasi dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL secara signifikan, sekaligus meningkatkan risiko penyakit jantung.
Ada obat-obatan tertentu yang juga dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL Anda. Ini termasuk obat-obatan seperti diuretik thiazide, estrogen dan progesteron, antipsikotik atipikal, beta-blocker, dan obat-obatan HIV tertentu, seperti yang dilaporkan oleh VeryWell Health.
Anda harus membatasi kebiasaan tidak sehat tertentu. Sesuai CDC, seseorang harus berhenti merokok, menghindari konsumsi alkohol, meningkatkan aktivitas fisik secara teratur, dan juga menjaga berat badan yang sehat. Kegagalan untuk mengikutinya dapat menempatkan seseorang pada risiko peningkatan kadar kolesterol yang tidak sehat.
Terlepas dari faktor gaya hidup seperti merokok, pola makan yang tidak sehat dan kurang olahraga, kondisi yang mendasari seperti tekanan darah tinggi atau diabetes juga dapat menyebabkan kadar kolesterol darah tinggi. Kondisi medis lain yang dapat menambah komplikasi termasuk obesitas, penyakit ginjal, dan hipotiroidisme.
Menurut CDC, kolesterol tinggi dapat diturunkan dalam keluarga. "Beberapa orang memiliki kondisi genetik bawaan yang disebut FH. Kondisi ini menyebabkan kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL, atau "buruk") yang sangat tinggi dimulai pada usia muda yang, jika tidak ditangani, terus memburuk seiring bertambahnya usia.
Langkah selanjutnya adalah berbicara dengan dokter Anda dan melakukan tes rutin untuk menjaga kadar kolesterol Anda tetap terkendali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.