Keracunan MBG Sidoarjo, 512 Santri Terdampak, BGN Gelar Investigasi
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
Ilustrasi parkinson/magnific
Harianjogja.com, JAKARTA--Gejala penyakit Parkinson tidak selalu muncul dalam bentuk perubahan yang langsung terlihat jelas. Sejumlah tanda justru dapat diawali dari perubahan kecil pada gerakan tubuh saat melakukan aktivitas sehari-hari.
Parkinson merupakan gangguan neurologis kronis pada bagian otak yang menyebabkan rusaknya sel saraf penghasil dopamin. Ketika kadar dopamin menurun, kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas juga menjadi tidak optimal.
Dilansir dari EMC Healthcare, penyebab pasti Parkinson hingga kini belum sepenuhnya diketahui. Beberapa faktor yang memengaruhi penyakit tersebut antara lain faktor genetik, paparan racun, serta penuaan pada sel saraf.
Gejala Parkinson sering dianggap sebagai bagian dari proses penuaan karena tanda-tandanya muncul secara perlahan dan satu per satu. Kondisi yang pada awalnya tidak langsung parah atau kronis tersebut kerap diabaikan sampai mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Berikut lima perubahan tubuh yang dapat menunjukkan gejala Parkinson.
1. Tangan Gemetar
Tangan yang terus-menerus gemetar identik dengan gejala awal penyakit Parkinson, sebelum komplikasinya berkembang menjadi tremor yang lebih terlihat.
Meski demikian, tangan gemetar tidak selalu berarti seseorang mengalami Parkinson. Namun, apabila kondisi tersebut disertai gejala lainnya, kemungkinan Parkinson perlu diperhatikan.
2. Gerakan Tubuh Melambat
Dilansir dari Mayo Clinic, Parkinson juga dapat menyebabkan gerakan tubuh melambat atau disebut bradykinesia. Akibatnya, aktivitas sederhana yang biasanya dilakukan dengan cepat dapat membutuhkan waktu lebih lama.
Beberapa aktivitas yang terdampak antara lain mengancingkan baju, bangun dari posisi duduk atau tidur, serta menggerakkan tangan ketika makan maupun menggunakan gadget.
Perubahan kecepatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari tersebut dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan.
3. Tulisan Tangan Mengecil
Gerakan tangan yang melambat dan gemetar semakin parah juga dapat memengaruhi bentuk tulisan tangan. Tulisan dapat terlihat lebih kecil, rapat, hingga sulit dibaca.
Perubahan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, kondisi itu perlu menjadi perhatian apabila muncul bersamaan dengan gejala lainnya.
4. Cara Berjalan Berubah
Penurunan fungsi tubuh akibat Parkinson juga dapat terlihat dari perubahan cara berjalan. Beberapa tandanya antara lain langkah menjadi lebih pendek dan kaki diseret ketika berjalan.
Sebagian pengidap Parkinson juga mengalami gangguan keseimbangan yang menyebabkan mereka lebih sering tersandung saat berjalan.
Apabila kondisi tersebut semakin parah, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
5. Suara dan Ekspresi Berubah
Parkinson sebagai penyakit saraf juga dapat memengaruhi gerakan otot wajah. Wajah yang sebelumnya ekspresif dapat terlihat lebih kaku dan datar.
Selain perubahan ekspresi, suara juga dapat mengalami perubahan. Suara bisa menjadi lebih pelan, pengucapannya kurang jelas, dan nada bicara terdengar monoton.
Gejala Lain yang Perlu Diperhatikan
Selain perubahan yang terlihat dari gerakan tubuh, gejala Parkinson juga dapat muncul dalam bentuk penurunan kemampuan tubuh lainnya.
Dilansir dari Times of India, beberapa penderita Parkinson mengalami gejala seperti berkurangnya kemampuan penciuman, gangguan tidur, hingga kecemasan dan depresi.
Saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan Parkinson seluruhnya. Namun, pengobatan dan terapi dapat membantu mengendalikan risiko penyakit.
Karena itu, mengenali gejala awal Parkinson menjadi penting agar seseorang dapat memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan sedini mungkin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
Pertalite di SPBU Jogokariyan tidak dibatasi 5 liter per pengguna. SPBU mendapat kuota penjualan Pertalite 10 ton per hari.
Capaian imunisasi dasar bayi Bantul baru 54,43 persen hingga 3 September 2026, masih di bawah target 63,3 persen.
APBD Perubahan Gunungkidul 2026 mulai dibahas. Pendapatan turun Rp50,65 miliar, sementara PAD dinaikkan untuk menutupinya.
Ze Valente berharap derbi PSIM vs PSS pada Super League 2026/2027 tetap digelar di Jogja dan menjadi momentum rivalitas sehat.
Kenali 5 gejala Parkinson yang dapat terlihat dari aktivitas sehari-hari, mulai tangan gemetar hingga perubahan suara dan cara berjalan.