Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Handuk menjadi perlengkapan yang penting saat mandi. Fungsinya untuk mengeringkan tubuh yang basah karena air.
Karena banyak menyerap air yang menempel pada tubuh kita, handuk perlu dijemur dan juga rutin dicuci agar tidak menjadi sarang penyakit.
Beberapa dari kita mungkin termasuk malas untuk mencuci handuk atau minimal mengeluarkannya dari kamar mandi untuk diangin-anginkan atau dijemur.
Jika kamu termasuk orang yang malas menjemur handuk, ketahuilah bahayanya di bawah ini dilansir dari berbagai sumber:
Baca juga: 3 Makanan Ini Paling Dicari Saat Piknik ke Kaliurang
Saat kamu menggunakan handuk kotor, khususnya jika digosokkan pada kulit dengan pustula yakni kulit yang bergelembung dan berisi nanah yang terbuka, bakteri bisa masuk ke dalam tubuh. Hal ini bisa memicu munculnya jerawat, baik di wajah, punggung, atau bagian tubuh lainnya.
Infeksi jamur pada kulit juga bisa terjadi. Risiko ini bisa semakin tinggi apabila handuk kotor yang digunakan cenderung dalam keadaan basah atau lembap lantaran tidak dijemur dengan baik.
Ternyata, handuk yang kotor dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkannya adalah staphylococcus bacteria.
Bakteri tersebut adalah bakteri normal di kulit, yang dapat menyusup ke dalam tubuh melalui luka lecet akibat penggunaan handuk kotor. Jika hal tersebut terjadi, maka dapat menyebabkan infeksi hingga resistensi antiobiotik.
Handuk yang jarang dijemur dan menjadi lembap berisiko menyebarkan virus, jamur, dan bakteri. Kondisi ini juga bisa menyebabkan iritasi kulit dan juga penyakit lainnya. Ini juga bisa memicu pasien dengan eksim dan dermatitis atopik kambuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.