Operasional KA Pangrango Terganggu Longsor, KAI Klaim Ganti 60% Tiket
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Ilustrasi sampo kering. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Unilever baru saja menarik beberapa produknya di pasaran Amerika Serikat. Produk-produk tersebut merupakan produk aerosol sampo kering atau dry shampoo dalam kategori kosmetik produk rambut yang diproduksi sebelum Oktober 2021.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyebut, langkah ini merupakan sikap kehati-hatian Unilever dalam memastikan produknya aman untuk digunakan. Pasalnya, 19 produk sampo kering yang ditarik tersebut mengandung zat benzena yang merupakan pemicu kanker.
Mengutip laman WebMD, sampo kering merupakan produk yang berguna untuk menyerap kotoran, minyak, dan lemak di kulit kepala, tanpa harus mencuci kepala atau membilasnya. Biasanya produk ini digunakan untuk menyegarkan rambut setelah beraktivitas fisik seperti berolahraga.
Penggunaan produk ini lebih praktis dari sampo pada umumnya. Sampo kering dibuat dalam sediaan yang bisa disemprotkan, membuat penggunaannya menjadi lebih mudah dan praktis dibandingkan sampo pada umumnya.
Meski hanya disemprotkan saja, sampo ini bisa menyerap lemak dan minyak. Sebab, sampo kering terbuat dari alkohol atau pati.
Cara kerjanya ketika disemprotkan akan menyerap minyak dan lemak pada rambut, sehingga membuat rambut tampak lebih bersih.
Meski praktis, namun penggunaan sampo kering tanpa dibarengi dengan penggunaan sampo konvensional sewaktu-waktu akan menyebabkan rambut menjadi lebih kering dan mudah patah. Sebab, sampo kering dapat meninggalkan residu di kulit kepala. Sehingga jika tanpa keramas secara teratur dengan air, residu sampo kering akan menumpuk. Tumpukan residu ini bisa menyebabkan ruam, peradangan ataupun memicu munculnya ketombe.
Selain itu, keramas dengan sampo biasa juga dapat membersihkan bakteri. Hal ini membantu mencegah tersumbatnya pori-pori kulit kepala akibat bakteri tersebut.
Penggunaan sampo kering yang benar akan membantu mencegah kerusakan rambut ataupun peradangan pada kulit. Caranya dengan memegang botol sampo kering sekitar 6 inci dari kepala, lalu semprotkan secukupnya.
Setelah itu pijat kulit kepala ataupun usap rambut dengan jari, supaya sampo kering menyebar secara merata dan tidak terlihat.
Para ahli menyarankan di samping penggunaan sampo kering, tetap harus berkeramas juga dengan air dalam beberapa kali selama seminggu.
Selain itu, para ahli juga menyarankan untuk tidak menggunakan sampo kering ini lebih dari dua hari berturut-turut dan tidak menggunakannya selama lebih dari tiga bulan, supaya kulit kepala dan rambut tetap terjaga kesehatannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.