BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Kejaksaan DIY Awasi Kepatuhan Perusahaan
BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan se-DIY memperkuat koordinasi untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan melindungi pekerja.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Setiap orang memiliki kebutuhan untuk keramas atau mencuri rambut yang berbeda-beda. Hal ini berkaitan dengan aktivitas serta lingkungannya.
Begitu juga bagi perempuan yang menggunakan hijab atau penutup kepala, hal ini tentu berbeda dengan perempuan yang menggerai rambutnya. Berapakah idealnya perempuan berhijab keramas dalam sepekan?
Menurut dermatologist sekaligus kreator konten Dokter Danar W., bagi wanita berhijab sebaiknya berkeramas setidaknya satu kali sehari karena beberapa alasan.
"Sebenarnya kalau berbicara tentang berapa kali keramas, itu kembali ke personal. Apakah rambutnya berminyak banget, atau keringatnya banyak. Tapi untuk teman-teman yang berhijab itu minimal sehari sekali,” kata Danar dikutip dari Antara, Senin (17/10/2022).
Jika selesai beraktivitas yang berkeringat, Danar menyarankan sebaiknya masyarakat, khususnya wanita berhijab, agar tidak menunda untuk mandi dan keramas.
"Jadi misalnya habis berkegiatan, panas-panas langsung mandi itu malah direkomendasikan. Karena semakin lama menunda mandi, otomatis bakteri, jamur, dan segala macam memiliki waktu yang lebih banyak untuk berkembang biak di situ. Sehingga bisa jadi muncul ketombe," terangnya.
Ia menjelaskan, secara umum literatur rekomendasi untuk membersihkan diri, umumnya berasal dari negara barat. Sebagai negara yang memiliki iklim yang berbeda, masyarakat memiliki kebutuhan yang berbeda.
Oleh sebab itu, Danar merekomendasikan agar masyarakat Indonesia keramas dan membersihkan diri sekali sehari saat telah selesai beraktivitas.
"Mungkin studi itu [literatur dari negara barat] tidak relevan kalau kita terapkan di sini. Jadi memang kalau untuk teman-teman di sini, aku sarankan sehari sekali di saat semua aktivitas telah selesai. Saat mandi sore atau malam," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan se-DIY memperkuat koordinasi untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan melindungi pekerja.
Polres Gunungkidul mengungkap dua kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi. Polisi mengamankan dua truk, 12 barcode, dan 35 pelat nomor.
PSS Sleman menang 6-0 atas PSGC Ciamis di I.League Cup 2026/2027. Pieter Huistra memuji penampilan para pemain muda Super Elang Jawa.
Administrasi Risto Vidakovic belum rampung. Guntur Cahyo Utomo masih memimpin PSIM saat menjamu Dewa United di Stadion Sultan Agung.
Kapolri menegaskan penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal dengan tiga personel Polri sebagai tersangka murni proses penegakan hukum.
KSAD Jenderal Tandyo Budi Revita memimpin pemakaman Kapten Nurhafiz di Semarang setelah gugur dalam kecelakaan heli MI-17 saat operasi karhutla.