Operasional KA Pangrango Terganggu Longsor, KAI Klaim Ganti 60% Tiket
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Ilustrasi trombosit darah
Harianjogja.com, JAKARTA - Fungsi trombosit dalam darah sebagai sel yang berperan dalam pembekuan darah sangat penting untuk dijaga kadarnya.
Sebab, jika kadar trombosit rendah, akan terjadi berbagai gejala trombositopenia, seperti gusi berdarah, mimisan, pendarahan pada luka yang sulit berhenti, darah dalam tinja dan urin, menstruasi yang berat dan berbagai gejala lainnya.
Kadar trombosit dapat dijaga dan ditingkatkan dengan mengonsumsi makanan-makanan tertentu.
Makanan yang mengandung folat seperti hati sapi, bayam, kacang polong hitam, sereal, nasi serta ragi.
Vitamin B9 atau folat punyai peran yang penting untuk menyehatkan sel darah. Menurut National Institute for Health, oarng dewasa membutuhkan sekitar 400 McG folat setiap harinya. Ini berbeda dengan kebutuhan ibu hamil yang membutuhkan setidaknya 600 McG folat per harinya.
Namun, mengonsumsi makanan dengan kandungan folat yang tinggi bisa menganggu fungsi vitamin B12.
Beberapa jenis makanan hewani seperti daging dan hati sapi, telur, ikan trout, ikan salmon, ikan tuna dan ikan remis mengandung vitamin B12 yang tinggi. Selain itu, sereal, susu dari kedelai dan susu dari almond juga mengandung vitamin B12 yang tinggi.
Fungsi vitamin B12 adalah untuk membentuk sel darah merah, sehingga jika dalam tubuh kadar vitamin ini rendah, maka akan menyebabkan rendahnya kadar trombosit.
Kebutuhan vitamin B12 menurut National Institute for Health, bagi orang berisia 14 tahun ke atas setidaknya membutuhkan 2,4 McG setiap harinya. Sedangkan ibu hamil membutuhkan sebanyak 2,3 McG vitamin B12 per harinya.
Selain membantu sistem kekebalan tubuh, vitamin C juga punyai peran untuk membantu trombosit untuk meningkatkan kemampuan tubuh menyerap zat besi.
Sayuran dan buah yang mengandung vitamin ini juga beragam, seperti kiwi, tomat, jambu, paprika, jeruk, kubis juga brokoli.
Plateret Disorder Support Association (PSDA) menyebut, fungsi vitamin D yang lain selain mendukung sistem kekebalan tubuh, juga berperan penting dalam fungsi sel sumsum tulang yang memproduksi trombosit dan sel darah lainnya.
Selain bisa didapatkan dari sinar matahari yang diproses tubuh, vitamin D juga bisa didapat dari makanan seperti kuning telur, ikan salmon, ikan tuna dan ikan mackerel, susu dan yogurt, jeruk, sereal, jamur yang terkena sinar UV, serta suplemen.
Vitamin ini sangat penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. PDSA menyebut, hampir 27% dan 32% orang yang mengonsumsi vitamin K mengalami peningkatan jumlah trombosit.
Kebutuhan vitamin K orang dewasa sekitar 120Mcg bagi pria dan 90 McG bagi wanita. Makanan mengandung vitamin K seperti sawi, lobak, bayam, labu, brokoli, kedelai dan natto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.