10 Tips Hemat BBM untuk Mobil Matic, Bensin Lebih Irit
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Mie instant/shopee
Harianjogja.com, JAKARTA - Mie instan adalah salah satu makanan favorit anak-anak hingga dewasa.
Bahkan, mie instan sering menjadi pilihan utama ketika Anda merasa lapar di tengah malam dan malam memasak yang bikin ribet.
Namun, tahukah Anda apa yang terjadi saat Anda mengonsumsi mie instan?
Dr. Braden Kuo, Ahli Gastroenterologi, Rumah Sakit Umum Massachusetts, melakukan penelitian terkait apa yang terjadi pada tubuh manusia saat mengonsumsi mie instan.
Penelitian ini menggunakan kamera pil pada subjek yang diminta untuk mengonsumsi mie instan dan mie ramen segar buatan sendiri setiap hari selama penelitian.
Hasilnya, Dr. Kuo menemukan bahwa mie ramen buatan sendiri langsung dicerna dalam 1-2 jam, sedangkan mie instan yang disebut tidak pecah, tetap utuh dan tidak tercerna di perut bahkan beberapa jam setelah dikonsumsi.
Yang lebih mengejutkan dalam penelitian tersebut adalah bagaimana perut mencoba bergerak maju mundur untuk mencerna atau memecah mie instan. Penyebab di balik ini disebut-sebut sebagai pengawet yang ada dalam mie instan.
“Pada dua dan empat jam, ukuran tertentu dari mie ramen jauh lebih besar atau terbentuk daripada mie ramen buatan sendiri pada setiap titik waktu tersebut, menunjukkan bahwa mie ramen sulit untuk dipecah menjadi partikel yang tak terbatas. penting selama proses pencernaan.” ujarnya dilansir dari News18.
Menurut FDA, pengawet utama dalam mie instan adalah Tersier-butil hidrokuinon (TBHQ) yang dapat menyebabkan penyakit, melemahkan organ jika dimakan secara rutin dalam jangka waktu yang lama dan meningkatkan risiko tumor dan kanker. TBHQ juga digunakan dalam parfum.
Selain TBHQ, Propylene Glycol digunakan dalam mie instan untuk mempertahankan teksturnya bahkan saat dimasak dalam air panas. Produk yang sama digunakan dalam produk tembakau.
Sebagian besar Mie Instan atau Mie cup hadir dalam kemasan yang mengandung Bisphenol A (BPA) yang masuk ke dalam tubuh Anda saat mi instan ini dimasak di dalam cangkirnya sendiri dengan menambahkan air super panas. BPA dapat menghancurkan metabolisme Anda.
Terlepas dari bahan kimia sintetik ini, Sodium, Corn Syrup, Palm Oil dan Monosodium Glutamate (MSG) adalah bahan-bahan lain yang memiliki efek samping tersendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan Iran dan delapan kapal tanker terkait dugaan skema pemerasan kapal di Selat Hormuz.
Delegasi DUN Sabah mempelajari tata kelola Keistimewaan DIY dan Dana Keistimewaan sebagai rujukan kewenangan khusus pemerintahan daerah.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
DPRD Bantul meminta pengawasan potensi kebakaran lahan diperkuat hingga tingkat RT selama musim kemarau. Jumlah kasus kebakaran lahan di Bantul tercatat meningk
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.