BPPTKG Tegaskan Pendakian Gunung Merapi Belum Aman Dilakukan
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Amber Heard dan Johnny Depp/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Aktor Johnny Depp akhirnya memenangkan gugatan atas mantan istrinya, Amber Heard dalam kasus pencemaran nama baik. Aktor Pirates of Carribean tersebut dimenangkan Juri sebesar US$10 juta — US$15 juta (atau setara dengan Rp 145 miliar- Rp 218 miliar) sebagai kompensasi kerusakan dan US$5 juta (Rp 72 miliar) sebagai ganti rugi.
Selama 6 minggu persidangan, bukti-bukti digali melalui rekaman audio yang menunjukkan bahwa Johnny Depp telah diserang secara fisik dan emosional oleh Amber Heard, yang saat itu masih berstatus sebagai istrinya.
BACA JUGA: Mahasiswi UNISA Pembuat Konten TikTok Viral soal Pasang Kateter Pasien Pria Dijatuhi Sanksi
Setiap situasi tragis menghadirkan beberapa pelajaran yang bisa dipetik. Melihat kasus antara Johnny Depp vs Amber Heard, Anda bisa belajar mengenai bagaimana membangun hubungan yang lebih sehat.
Seseorang harus selalu waspada terhadap tanda bahaya yang mengindikasikan pasangannya bermasalah. Saat berkencan, orang sering merasa kurang waspada dalam memperhatikan hal-hal kecil tentang satu sama lain.
Karena itu, Anda juga perlu mencari tanda bahaya yang menunjukkan bahwa orang tersebut belum siap untuk jatuh cinta. Salah satunya ketika mereka secara emosional belum siap, bersikap posesif, atau bahkan manipulatif terhadap pasangan.
Tahap awal hubungan merupakan waktu yang ideal untuk memperhatikan aspek-aspek kepribadian pasangan Anda. Bahkan dalam hubungan dan pernikahan jangka panjang, Anda harus yakin untuk memperhatikan tanda-tanda yang memberi tahu bahwa pasangan Anda kasar secara emosional.
Apabila saat kencan pasangan terindikasi hal ini, sebaiknya Anda perlu menghindarinya demi membangun hubungan yang sehat. Jangan terbutakan oleh cinta karena di luar sana masih banyak orang yang lebih baik.
Tidak ada yang orang yang suka kalah berdebat dengan kekasihnya. Namun, lebih baik menerima bahwa Anda bersalah dan setuju bahwa pasti ada yang menang dalam sebuah konflik.
Takut terbukti salah menyebabkan pasangan tertentu menyerang dan menyalahkan pasangan mereka. Hal ini sama seperti yang dilakukan Amber Heard kepada Johnny Depp.
Ketika dilakukan secara tidak adil, orang mungkin akan memberikan gaslighting pada pasangan dan menyindir bahwa mereka bersalah padahal mereka mungkin pihak yang tidak bersalah. Ini harus dihindari dengan segala cara untuk menjalin hubungan dan pernikahan jangka panjang yang sehat.
Sering kali, Anda mungkin tergoda untuk memaafkan pasangan setelah insiden penyerangan fisik semata-mata karena keterikatan Anda dengan mereka.
Mungkin juga Anda tidak ingin mengganggu kehidupan yang telah dibangun bersama selama bertahun-tahun dalam hal rumah dan anak-anak. Anda harus ingat bahwa permintaan maaf, meskipun mungkin tulus mereka mungkin tidak bisa meniadakan tindakan kekerasan yang mereka lakukan.
Jika Anda ingin melanjutkan hubungan, maka tindakan rekonsiliasi harus diambil untuk memastikan bahwa serangan itu tidak pernah terulang. Anda dapat mempertimbangkan untuk meminta mereka mencari bantuan medis dengan program manajemen kemarahan.
Bahkan, Anda juga bisa meminta mereka berkonsultasi dengan terapis untuk mengatasi masalahnya sehingga mereka dapat menjadi pasangan yang sehat bagi Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Penyimpanan Google Photos hampir penuh? Simak 5 cara mengosongkan storage Google tanpa harus berlangganan Google One, mulai dari kompres foto hingga membersihka
Jadwal bola malam ini: Ararat-Armenia vs Shamrock Rovers (23.00 WIB) & Sturm Graz vs Hearts (01.30 WIB) di kualifikasi Liga Champions. Live streaming Vidio.
Telkomsel menggelar Gladian Panji Relawan pada 9–11 Juli 2026 di Bandungan, Kabupaten Semarang.
Pemkab Sleman menunda pembangunan gedung baru Perpusda pada 2027. Anggaran diprioritaskan untuk pembangunan RSUD Sleman yang dinilai lebih mendesak.
FIFA resmi membuka investigasi atas kericuhan yang melibatkan pemain dan staf Argentina usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Sejumlah nama terancam sank