Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol, Ini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Wanita manapun pasti ingin memiliki pernikahan yang langgeng dan bahagia, bukan? Sayangnya, tidak semua wanita bisa mendapatkan hal itu. Alasan yang paling umum akibat dulunya salah memilih pasangan.
Supaya kamu tidak sampai salah memilih suami, ada baiknya kenali apa saja jenis kesalahan berbahaya yang kerap dilakukan wanita ketika memilih pendamping hidup.
1. Demi cinta, memilih pria yang punya visi berbeda
Ketika menikah, hendaknya suami istri punya satu visi mengenai kehidupan pernikahan nanti. Kalau berbeda, maka salah satu pihak pasti merasa tidak puas.
Sebagai contoh, kamu punya visi membangun rumah tangga di mana kehadiran semua anggota keluarga lengkap. Akan tetapi, pasangan malah membayangkan kehidupan rumah tangga di mana dia masih bisa bebas pergi ke manapun. Otomatis tidak sesuai dengan visi rumah tangga versimu. Karena kehadirannya sebagai suami sekaligus ayah nantinya pasti akan jarang. Ini bakal jadi masalah di pernikahan nanti.
2. Tidak berpikir panjang memilih suami karena ingin menikah secepatnya
Kesalahan lain yang kerap dilakukan wanita saat hendak menikah, yakni alasan menikah yang keliru. Misalnya saja, karena desakan orangtua atau khawatir dengan usia yang sudah tak lagi muda. Akibatnya, kamu jadi tidak benar-benar mempertimbangkan calon suami.
Tanpa dilihat benar-benar bagaimana perangainya, kamu main terima saja lamarannya. Ternyata, setelah berumah tangga baru sadar kalau suami pilihanmu itu punya banyak sifat buruk yang bikin kehidupan rumah tangga jadi tersiksa.
3. Mengabaikan restu orangtua
Bila orangtuamu selama ini bukan tipe yang toksik, maka jangan abaikan sikap mereka ketika tidak menyetujui hubungan asmara dengan pria yang hendak kamu pilih sebagai suami. Sikap dingin terhadap calon suamimu, bisa jadi sinyal kuat kalau mereka tahu pria yang kamu pilih itu tidak beres.
Kenapa kamu tidak merasakannya? Mungkin bukan tidak merasa, tapi karena terbutakan oleh cinta, kamu menoleransi berbagai sikap buruknya, dan merasa kalau dia pasangan yang baik-baik saja. Sementara orangtua yang bisa melihat dengan objektif, justru sadar pria pilihanmu itu bisa bikin kamu menderita.
4. Menikahi pria yang tidak punya penghasilan
Jangan pernah menikahi pria yang tidak punya penghasilan. Dia tidak mesti kerja kantoran, kok. Namun, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri sudah bisa.
Kalau selama ini apa-apa selalu minta orangtua, gimana kamu bisa berharap kalau dia bakal jadi kepala keluarga yang bertanggung jawab? Dengan dirinya sendiri saja masih belum bisa bertanggung jawab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san