Menteri PU Berharap Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Kelok 23 Pansela DIY rampung 100 persen. Jalan penghubung Bantul-Gunungkidul ini ditargetkan beroperasi September-Oktober 2026.
Ilustrasi nasi goreng/JIBI/Solopos
Harianjogja.com, JAKARTA - Terdapat banyak jenis kanker, tetapi ada dua yang paling serius, yakni kanker darah dan tumor ganas. Kanker darah memengaruhi sel-sel darah dan tumor ganas menargetkan organ serta jaringan tubuh. Ada satu tanda spesifik yang bisa menunjukkan 4 jenis penyakit serius ini, yakni kanker ovarium, paru-paru, perut dan pankreas.
Menurut American Cancer Society, dilansir dari Express, tanda-tanda seseorang terkena kanker bisa berkaitan dengan pola makan mereka. Ada 4 jenis kanker yang bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan.
Ada pula jenis kanker yang bisa membuat seseorang lebih nafsu makan. Khusus kanker yang menurunkan nafsu makan, kondisi ini bisa jauh lebih buruk.
Ada beberapa penyebab kanker memengaruhi nafsu makan, meliputi:
1. Tumor
2. Hormon
3. Gejala penyakit yang mendasar
Tumor atau kanker bisa menurunkan nafsu makan tergantung letaknya. Jika tumor atau kanker terletak di dalam atau sekitar saluran pencernaan, itu bisa menyebabkan kesulitan menelan atau membuat Anda merasa kenyang meski tidak makan.
Beberapa tumor juga dapat melepaskan hormon tertentu yang memengaruhi cara tubuh Anda mengenali rasa lapar. Mekanisme ini juga dapat membuat Anda merasa kenyang meskipun tidak sedang makan.
Selain hilangnya nafsu makan, kanker juga berkaitan dengan rasa sakit, stres, depresi, dehidrasi, dan mual. Semua ini dapat memengaruhi nafsu makan Anda.
Jenis kanker tertentu, termasuk kanker ovarium, paru-paru, lambung, dan pankreas, adalah penyebab umum lain dari hilangnya nafsu makan.
Misalnya, kanker ovarium tidak hanya menyebabkan Anda kehilangan nafsu makan tetapi juga menyebabkan perasaan cepat kenyang saat makan.
Pada akhirnya, kondisi ini akan menyebabkan penurunan berat badan. Sedangkan penurunan badan bisa membuat tubuh lemak sehingga akan sulit merespons pengobatan kanker lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara
Kelok 23 Pansela DIY rampung 100 persen. Jalan penghubung Bantul-Gunungkidul ini ditargetkan beroperasi September-Oktober 2026.
Kemenkes menjelaskan akses SATUSEHAT RME saat darurat, persetujuan pasien, perlindungan data, hingga manfaat integrasi rekam medis.
Kemenaker menyiapkan pemagangan dan pelatihan vokasi untuk mendukung target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027.
Lima mahasiswa UGM diduga menjadi korban kekerasan saat aksi demonstrasi di Jogja dan sempat dirawat di RS Panti Rapih.
512 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam keracunan MBG. DPR meminta pengawasan dan koordinasi Kemenag, BGN, serta pemda diperkuat.
Harga cabai merah besar di tingkat petani Bantul anjlok menjadi Rp8.000 per kilogram akibat pasokan melimpah saat panen bersamaan.