IRGC Iran Klaim Lumpuhkan Drone Pengintai AS di Selat Hormuz
Iran mengklaim melumpuhkan drone MQ-9 AS dan mengamankan drone pengintai MQM-170 di sekitar Selat Hormuz.
Laura Anna/Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA-Artis Nikita Mirzani membeberkan lokasi penyimpanan abu kremasi Laura Anna. Cerita berawal saat Nikita menghubungi ibu Laura, Amelia Edelenyi karena tak bisa hadir di upacara kremasi sang selebgram.
"Kan gue tanya semalam, \'Laura lagi apa?\' Gue lupa, soalnya kayak berasa Laura masih hidup kan. Gue salah, terus gue bilang, \'Maksudnya Laura ditaruh di mana?\'," ujar Nikita Mirzani di kanal Youtube Star Story (17/12/2021).
Nikita Mirzani lantas menunjukkan kiriman video dari Amelia Edelenyi. Terlihat dalam potongan tayangan, keluarga menempatkan abu kremasi di kamar Laura Anna.
"Ini kasurnya, ini abunya," kata Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani dan Laura Anna memang sedang membangun kedekatan batin sebelum nama terakhir berpulang. Sehingga komunikasi dengan Laura tetap terjalin meski perempuan 21 tahun sudah tiada.
Baca juga: Laura Anna Meninggal Dunia, Mungkinkah Gaga Muhammad Bisa Dikenai Hukuman Maksimal?
"Jadi walaupun kemarin enggak datang melayat, kami tetap komunikasi baik," tutur Nikita Mirzani.
Amelia Edelenyi bahkan sempat melontarkan candaan kepada Nikita Mirzani yang masih menanyakan keberadaan Laura Anna.
"Lagi nonton mukbang," ucap wanita 35 tahun, menirukan isi pesan Amelia.
Sebagaimana diketahui, keluarga Laura Anna memilih menyimpan abu tulang putri mereka selama 40 hari. Sedangkan sisa abu yang merupakan campuran peti, baju, dan lainnya dilarung di laut Ancol, Jakarta.
Laura Anna meninggal dunia pada 15 Desember 2021 di Eka Hospital, Cibubur, Jakarta. Sebelum dilarikan ke rumah sakit, keluarga mendapati Laura tidak sadarkan diri di kamar dengan wajah membiru.
Belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab Laura Anna meninggal dunia. Namun menurut dugaan keluarga, penyakit asam lambung Laura yang kambuh sehari sebelum berpulang jadi pemicunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Iran mengklaim melumpuhkan drone MQ-9 AS dan mengamankan drone pengintai MQM-170 di sekitar Selat Hormuz.
Yusril Ihza Mahendra memastikan pemerintah mengevaluasi aturan penyadapan menyusul kasus dugaan penyadapan ilegal yang melibatkan tiga personel Polri.
Pemda DIY mengusulkan perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, termasuk penyesuaian tarif untuk mengoptimalkan PAD dan biaya layanan.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Yusril menyatakan pemerintah akan mengevaluasi kewenangan penyadapan lembaga negara setelah Bareskrim menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal.
Cek jadwal SIM Keliling dan layanan perpanjangan SIM Gunungkidul November 2026, termasuk lokasi, syarat dokumen, serta biaya SIM A dan C.