AI Masuk E-Katalog, Luhut Klaim Anggaran Bisa Hemat 30 Perse
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Ilustrasi vitamin D untuk kesehatan/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin D memberikan sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh, mulai dari mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan depresi, penyerapan kalsium hingga fungsi sel yang lebih baik.
Vitamin D terjadi secara alami ada pada beberapa makanan yang Anda konsumsi, atau dapat Anda peroleh melalui suplemen nutrisi juga dari sinar matahari.
Orang cenderung menderita kekurangan vitamin D, dan pada akhirnya memilih untuk konsumsi suplemen vitamin D. Namun, konsumsi berlebihan bisa berbahaya karena bisa membuat keracunan vitamin D.
Keracunan vitamin D terjadi ketika kadar meningkat melebihi 150 ng/ml. Itu terutama terjadi ketika seseorang mengonsumsi suplemen selama bertahun-tahun tanpa memantau kadar darah.
Perlu diketahui, melalui diet dan paparan sinar matahari saja, keracunan vitamin D tidak mungkin terjadi. Nutrisi ini, karena disimpan dalam lemak tubuh, membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk dikeluarkan dari sistem bahkan setelah Anda menghentikan suplementasi.
Ingin tahu apa saja tanda-tanda tubuh keracunan vitamin D? Berikut tanda-tandanya, menurut Times Now News, Jumat (15/10/2021).
Kondisi seperti diare, sembelit dan sakit perut umum dijumpai pada seseorang yang menderita intoleransi makanan atau sindrom iritasi usus besar. Namun, ini bisa menjadi gejala keracunan vitamin D. Suplementasi vitamin D yang tinggi, dari waktu ke waktu, dapat menyebabkan sembelit dan sakit perut, sehingga harus dianggap sebagai tanda overdosis. Mual dan muntah juga dapat terjadi jika terjadi keracunan.
Tanda lain yang dapat langsung Anda ketahui adalah sering buang air kecil. Ini terjadi ketika kadar vitamin D meningkat secara drastis, kadar kalsium dalam darah juga meningkat sehingga mengakibatkan gejala seperti sering buang air kecil.
Rasa lemah ini dapat disebabkan oleh peningkatan kadar kalsium, juga dikenal sebagai hiperkalsemia, dalam darah karena keracunan vitamin D. Anda mungkin juga mengalami pusing, kebingungan, dan kelelahan saat keracunan vitamin D.
Ketika kadar vitamin D Anda meningkat secara drastis, batu ginjal, kerusakan ginjal, dan cedera dapat terjadi. Overdosis kalsium yang muncul karena keracunan vitamin D dapat menyebabkan kerusakan ginjal.
Meskipun vitamin D sangat baik dalam membantu menjaga kesehatan tulang Anda, nyatanya segala sesuatu yang berlebihan justru berdampak buruk, terutama pada kepadatan dan kekuatan tulang Anda, jika terlalu banyak mengonsumsi vitamin D. Untuk mengatasi efek negatif ini, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang kaya vitamin K2, daging dan susu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 3 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.