Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi MagangHub Batch 2
Kemnaker membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi MagangHub Batch 2 pada 8-19 Juni 2026. Simak syarat, jadwal, dan alur pendaftarannya.
Ilustrasi serangan jantung/Freepik.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyakit kardiovaskular menjadi salah satu penyakit yang sudah merenggut nyawa banyak orang.
Namun, seiring berjalannya waktu, dengan munculnya teknologi canggih dan fasilitas yang ditingkatkan, kita menjadi lebih sadar dan mendapat informasi yang lebih baik tentang cara mengidentifikasi dan mengelola penyakit jantung.
Henti jantung dan serangan jantung adalah beberapa komplikasi jantung yang paling umum namun mematikan. Mengingat bahwa mereka datang tiba-tiba.
Karena itu, sangat penting bahwa kita tahu kapan harus mengambil tindakan. Berikut beberapa tanda peringatan yang harus diwaspadai dilansir dari Times of India :
Orang yang menderita penyakit jantung mungkin mengalami serangan kecemasan dan jantung berdebar-debar. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang menghadapi kecemasan ekstrem sejak awal kehidupan mereka lebih rentan terhadap penyakit jantung. Kecemasan dapat menjadi hasil dari gaya hidup yang penuh tekanan atau gangguan kesehatan mental. Gejala umum lain dari kecemasan adalah peningkatan detak jantung yang tidak normal, juga dikenal sebagai jantung berdebar. Orang dengan detak jantung tidak teratur seringkali lebih berisiko mengalami komplikasi jantung.
Banyak orang, sebelum mengalami serangan jantung, telah melaporkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di bagian tengah dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit. Ini dapat menyebabkan nyeri dada parah yang datang dan pergi dan seiring waktu menyebar ke lengan, leher, rahang, dan bagian tubuh lainnya. Nyeri lengan kiri adalah salah satu gejala paling umum dari serangan jantung.
Menurut The American Heart Association, seseorang harus mencari perhatian medis, jika nyeri lengan kiri tiba-tiba memburuk selama beberapa menit.
Masalah gangguan pencernaan, sakit perut, mual dan kehilangan nafsu makan telah dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular. Meskipun gejala-gejala ini tampak seperti penyakit gastrointestinal yang umum, seseorang harus waspada dan mencari semua perhatian yang diperlukan.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, mereka yang menderita kondisi jantung mungkin merasa lemah, pusing, atau mungkin pingsan. "Anda mungkin juga berkeringat dingin," tambah badan kesehatan itu. Ketika jantung tidak memompa darah dengan baik dan sirkulasi darah ke otak berkurang, maka hal itu menyebabkan pusing, yang menyebabkan hilangnya kesadaran. Yang mengatakan, setiap kali Anda mengalami episode seperti itu, penting untuk menghubungi dokter Anda dan memeriksakan jantung Anda.
Kulit Anda juga dapat mengungkapkan banyak hal tentang seberapa baik fungsi jantung Anda. Meskipun ini bukan tanda yang paling umum, ketika itu terjadi, bisa jadi karena jantung Anda tidak memompa cukup darah, yang menyebabkan berkurangnya aliran darah dan penurunan sel darah merah. Namun, jangan langsung panik saat melihat kulit pucat dan mencari bantuan medis untuk membedakan sumber kulit pucat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Kemnaker membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi MagangHub Batch 2 pada 8-19 Juni 2026. Simak syarat, jadwal, dan alur pendaftarannya.
Amri/Nita tersingkir di 32 besar Japan Open 2026 usai kalah 18-21, 21-23 dari unggulan Prancis. Kesalahan sendiri & ketidaktenangan jadi penyebab kekalahan.
Mbappe gagal tambah gol di semifinal, rating 5,8 & akui kelemahan Prancis lawan Spanyol. Posisi top skor terancam Messi. Prancis kalah 0-2.
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
Kontroversi halftime show final Piala Dunia 2026! Jeda 20-30 menit, melanggar aturan IFAB. BTS, Shakira, Madonna tampil gratis demi amal. Simak selengkapnya.