OJK Cabut Izin 9 BPR dan BPRS Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Ilustrasi serangan jantung/Bisnis
Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah gejala yang tidak kita sadari bisa saja terkait serangan jantung. Gejala atau tanda dari serangan jantung salah satunya muncul rasa tidak nyaman di dada yang merupakan hal paling umum. Namun, sebenarnya masih 5 tanda serangan jantung yang perlu Anda ketahui.
Dokter ahli kardiologi di Rumah Sakit Paras JK Dr. Amit Khandelwal mengutarakan bahwa ada beberapa gejala peringatan lain yang mungkin mengindikasikan serangan jantung.
Berikut 5 tanda tubuh berpotensi terkena serangan jantung seperti dilansir dari PinkVilla, Kamis (30/9/2021)
Sebagian besar, beberapa orang yang memiliki gejala ini selama serangan jantung seringkali mengabaikannya yang sebagai akibat dari sakit perut, atau alasan lainnya yang tidak ada hubungannya dengan jantung.
Tetapi sangat penting untuk mengetahui bahwa gejala ini bisa terjadi selama serangan jantung. Jadi, jika diantara gejala diatas dialami salah satu dari gejala ini dan berisiko mengalami masalah jantung, segera lakukan konsultasi kepada dokter untuk menerima penanganan lebih lanjut.
Gejala kedua yang mungkin belum disadari adalah rasa sakit yang melewati sisi kiri tubuh.
Terlalu banyak hal untuk dikerjakan dapat memicu tubuh kehilangan keseimbangan atau merasa lemah untuk sementara waktu. Hal tersebut mungkin dikarenakan tidak memasok cukup makanan atau minuman ke dalam tubuh, atau pemicu lainnya. Jika dirasa tiba-tiba tidak enak badan dan mengalami masalah dada atau sesak napas, segera hubungi dokter.
Maksudnya adalah tubuh tiba-tiba merasa lelah atau kehabisan napas setelah melakukan aktivitas yang sebelumnya terasa tidak sulit untuk dilakukan, contohnya seperti menaiki tangga atau membawa makanan dari mobil.
Hal ini merupakan normal karena tubuh mungkin membutuhkan untuk mengambil napas sedikit saat tidur. Jika dengkuran sangat keras hingga terdengar seperti terengah-engah atau tersedak mungkin merupakan gejala mengidap sleep apnea.
Hal tersebut terjadi saat tubuh berhenti bernapas beberapa kali di malam hari saat tidur yang berdampak akan memberi lebih banyak tekanan pada jantung. Dokter dapat memeriksa apakah memerlukan latihan dalam tidur dan jika iya, tubuh mungkin memerlukan mesin CPAP untuk mempercepat pernapasan saat tidur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.
Program Jembatan Garuda telah mencapai 1.416 titik pembangunan dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.