Toyota Bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat Mobil Hybrid Baru
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jerinx SID bersama istrinya, Nora Alexandra Philip. /Ist-dok Instagram @jrxsid
Harianjogja.com, JAKARTA-Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengaku sudah melakukan mediasi antara pihak pelapor Adam Deni dengan terlapor Jerinx SID.
Mediasi dilakukan sesuai dengan surat edaran Kapolri tentang penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan nomor: SE/2/11/2021 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif.
"Siang ini sudah kami lakukan mediasi karena kita ketahui bersama bahwa ada SE Pak Kapolri yang harus kita patuhi. Kami kedepankan restorative justice supaya terlapor dan pelapor ini bisa ketemu untuk membahas permasalahan yang mereka hadapi," kata Yusri Yunus saat menggelar jumpa pers di Polda Metro Jaya, Sabtu (14/8/2021).
Mediasi berlangsung sekitar satu jam. Dalam kesempatan tersebut, Jerinx SID meminta maaf kepada Adam Deni.
"Kurang lebih hampir satu jam yang bersangkutan ngobrol dengan harapan kami semuanya bisa cepat clear kedepankan restorative justice di sini. Terlapor saudara J sudah minta maaf kepada yang bersangkutan secara pribadi," ujar Yusri Yunus.
Selain itu, Jerinx SID juga mengakui telah melakukan pengancaman terhadap Adam Deni melalui media sosial.
Baca juga: China Tolak Rencana WHO Lacak Covid-19, Ini Alasannya
"Apa yang disampaikan oleh saudara J bahwa betul dia yang melakukan pengancaman melalui media elektronik," imbuh Yusri Yunus.
Yusri juga memastikan Adam Deni sudah memaafkan Jerinx SID. Namun Deni meminta kepada penyidik untuk meneruskan laporannya.
"Kami sudah berupaya melakukan proses mediasi tetapi saudara pelapor ADG juga meminta walau sudah memaafkan secara pribadi, tetapi meminta proses hukum oleh penyidik ini tetap berjalan sesuai dengan aturan hukum perundang undangan yang ada," kata Yusri Yunus menjelaskan.
Pihak kepolisian pun menghormati keputusan Adam Deni. Meski begitu, pihak penyidik masih membuka ruang mediasi sampai berkas dikirim ke kejasaan.
"Karena belum ada titik temu antara pelapor dan terlapor, berkas tetap berjalan dan kami akan lengkapi berkasnya dan sesegera mungkin akan kami kirim ke JPU," imbuh Yusri Yunus.
"Tetapi ada ruang di sini, kami akan berupaya untuk memidiasikan lagi sebagai mediator para pelapor dan terlapor. Mudah-mudahan ini bisa berjalan lagi nanti. Kita tunggu saja," tutur Yusri Yunus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
MGPA dan Bea Cukai Soekarno-Hatta perkuat koordinasi logistik MotoGP Mandalika untuk dukung kelancaran event internasional di NTB.
Polsek Bambanglipuro menangkap pria asal Sleman yang menipu kelompok tani dengan modus meminjam pompa air lalu menjualnya ke rongsok.
Banyumas revisi tarif retribusi pasar lewat Perbup 8/2026. Pedagang dapat keringanan, kepatuhan ditargetkan meningkat.
Lima remaja di Pati dibina polisi usai viral video pocong. Polisi pastikan konten hoaks dan situasi tetap aman.
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.