JAFF 2026 Tampilkan Film Asia, dari Debutan hingga Karya Peraih Penghargaan
JAFF 2026 mengusung tema Influx dan menghadirkan 254 film dari 34 negara. Festival berlangsung di Jogja pada 28 November–5 Desember 2026.
Penyanyi Nia Daniaty saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2021). /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Penyanyi Nia Daniaty selama ini banyak membawakan lagu-lagu mellow atau sedih. Lirik yang dibawakan perempuan 57 tahun ini dinilai cukup menyayat hati.
Dalam video \'Diinterogasi, Nia Daniaty Minta Dibuatin Lagu Sama Komandan | LAPOR PAK! (09/07/21) Part 3\' yang diunggah akun YouTube TRANS7 OFFICIAL belum lama ini, dia mengaku berniat mengubah imejnya.
Semua bermula ketika Andre Taulany menyinggung soal julukan Nia Daniaty yang dikenal sebagai penyanyi spesialis lagu sedih.
"Mba Nia ini dijuluki penyanyi cengeng, penyanyi sedih. Mba Nia itu menghayati banget lagunya. Emang jadi karakter yah mba?" kata Andre Taulany.
Baca juga: Tak Dibui, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Akan Direhabilitasi
"Kalau karakter suara mungkin. Bukan berarti saya nyanyi lagu sedih terus. Soalnya yang sudah-sudah. Dari lagu kejadian," jawab Nia Daniaty.
Andre Taulany kembali memastikan apakah lirik lagu sedih yang dibawakan Nia Daniaty selalu menjadi kenyataan atau tidak.
"Lirik sedih bisa jadi kutukan?" tanya Andre Taulany.
Perihal itu, Nia Daniaty segera membantahnya. Hanya saja dia tidak memungkiri ada momen dalam hidupnya yang berkaitan dengan lagu miliknya.
Baca juga: Polisi Bantah Beri Perlakukan Khusus untuk Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie
"Ih bukan kutukan. Yah kehidupan bisa disambung-sambungin bisa. Tapi kadang kita nggak berpikir apa-apa bisa kejadian kenapa begini," beber Nia Daniaty.
Terlepas dari tiu, dia menegaskan cuma akan merilis lagu dengan lirik ceria. Dia tidak mau kehidupannya dikaitkan dengan lagu-lagu miliknya lagi.
"Kalau bisa sekarang nyanyinya diseleksi syairnya yang ceria-ceria aja," pungkas Nia Daniaty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
JAFF 2026 mengusung tema Influx dan menghadirkan 254 film dari 34 negara. Festival berlangsung di Jogja pada 28 November–5 Desember 2026.
Polresta Jogja menetapkan pria berinisial W sebagai tersangka dan menahannya setelah kedapatan membawa senjata tajam saat aksi 28 Oktober di Malioboro.
Produksi ikan budidaya Kota Jogja rata-rata 48,59 ton per tahun. Pemkot mendorong pengembangan pokdakan untuk memenuhi kebutuhan warga.
Investasi Gunungkidul mencapai Rp797,64 miliar hingga September 2026 atau 92,9% dari target, dengan sektor industri sebagai penyumbang terbesar.
Cesc Fabregas meminta Como melupakan kemenangan 9-1 atas Lens dan fokus menghadapi Inter Milan dalam lanjutan Serie A 2026/2027.
SMPN 2 Bambanglipuro memperkuat budaya sukses pendidikan melalui pengajian rutin bersama orang tua, guru, komite, dan masyarakat.