JAFF 2026 Tampilkan Film Asia, dari Debutan hingga Karya Peraih Penghargaan
JAFF 2026 mengusung tema Influx dan menghadirkan 254 film dari 34 negara. Festival berlangsung di Jogja pada 28 November–5 Desember 2026.
Presenter Melaney Ricardo menatap suaminya Tyson Lynch saat bertemu awak media di Kawasan Tandean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2020). /Suara.com-Alfian Winanto
Harianjogja.com, JAKARTA - Kebijakan pemerintah terkait penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali mulai 3-10 Juli 2021 mendapatkan tanggapan termasuk dari kalangan artis. Presenter Melaney Ricardo pun berkomentar.
"Karena ini satu-satunya cara menekan yang namanya virus covid yang udah genting," kata Melaney Ricardo ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2021).
Melaney paham akan konsekuensi atau dampak dari penerapan PPKM buat dirinya pribadi. Salah satunya, dia bisa kehilangan pekerjaan.
"Oh nggak (takut hilang kerjaan), bagaimana pun keselamatan di atas segalanya. Kerjaan kita banyak kalau nggak selamat juga nggak ada gunanya. Selamat dulu aja, comes and goes lah rezeki itu yang penting kita sehat," ujar dia.
Baca juga: Kuasa Hukum Tegaskan Rezky Aditya Siap Hadapi Gugatan W Soal Anak
Presenter berusia 41 tahun ini juga paham betul lingkungan terdekatnya saja kini sudah terpapar covid-19. Bahkan, pengakuannya, di grup selebriti pun sudah tak kaget lagi jika ada yang mengaku baru terpapar virus tersebut.
"Karena aku melihat kita yang kerja di entertainment tiap hari aja bingung, satu positif ini positif, itu positif. Kalau dulu kita denger si ini positif kita kaget. Sekarang kayak udah tiap hari deng, deng, ada aja (yang kena)," katanya.
Melaney Ricardo mengaku saat ini yang paling harus dijaga adalah kesehatan mentalnya. Selain taat protokol kesehatan, pikiran harus tetap positif di tengah kondisi seperti ini.
Baca juga: Venna Melinda Buka Suara soal Yuni Shara Izinkan Anak Nonton Video Dewasa
"Karena aku banyak temen-temen artis juga ngobrol, yang break down itu mental. Itu WhatsApp grup isinya orang meninggal, terus baca berita-berita, jadi parno, kenanya ke psikis jadi udah sampai di swab pun negatif tapi badan nggak enak, kenanya ke psikis," katanya.
Ibu dua anak ini pun mengimbau masyarakat agar tetap taat protokol kesehatan. Sebab, selama ia masih manusia yang memiliki sistem imun, virus bisa menyerang kapan saja.
"Dan yang suka nakal prokesnya, jangan cuma nyindirin pemerintah gini gini, prokes lu jangan kendor. Gue selalu bilang, gue penyintas covid ya, selama lu manusia, bukan robot bukan boneka nggak ada yang (selalu) kuat imun, semua bisa kena," ujar Melaney Ricardo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
JAFF 2026 mengusung tema Influx dan menghadirkan 254 film dari 34 negara. Festival berlangsung di Jogja pada 28 November–5 Desember 2026.
Kemnaker menyebut BSU 2026 sebagai stimulus untuk menjaga daya beli pekerja. Simak syarat penerima dan besaran bantuan Rp900.000.
Kemenhaj menyerap masukan jemaah umrah asal Jawa Timur untuk mengevaluasi layanan haji 2027, termasuk kesiapan petugas dan perubahan sistem pelayanan.
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp883,4 miliar untuk diskon transportasi Nataru 2026/2027. Simak skema diskon pesawat, kereta, kapal, dan ASDP.
Dokter IDAI mengingatkan bahaya mandi hujan pertama setelah karhutla karena air hujan berpotensi membawa partikel dan polutan berbahaya.
Ahmad Doli Kurnia membantah terlibat dalam isu Munaslub Golkar 29 November 2026 dan menyinggung pihak internal yang disebutnya komprador.