Aksi Teatrikal Warnai Peringatan 30 Tahun Kudatuli di Kantor PDIP
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Anggun C Sasmi bersama Roby Purba usai menghadiri acara di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/8/2018) dini hari. /Suara.com-Ismail
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyanyi Anggun C Sasmi berpartisipasi sebagai pengisi suara dalam film animasi terbaru DIsney berjudul "Raya and the Last Dragon". Anggun memerankan karakter Virana, seseorang yang agak otoriter tetapi merupakan pemimpin berhati besar.
“Ini merupakan sebuah kehormatan besar dan impian masa kecil”, ujar Anggun dalam keterangan resmi, Jumat. “Ketika Disney Studios di Paris menghubungi, saya tidak dapat mempercayainya. Saya sangat senang karena saya adalah penggemar berat film-film animasi Disney."
Menurut Anggun, film animasi ini memberi penghargaan yang kuat kepada budaya Asia Tenggara.
"Film animasi ini benar-benar mengagumkan. Ini adalah sebuah petualangan yang luar biasa untuk di jalani bersama keluarga. Anda akan melakukan perjalanan melewati pemandangan yang luar biasa dan cerita diangkat dari cerita rakyat dan elemen budaya benua Asia."
“Raya and the Last Dragon” akan membawa para penggemar pada perjalanan epik dan seru dalam dunia fantasi Kumandra, di mana sejak dulu manusia dan naga hidup berdampingan. Namun, ketika kekuatan jahat mengancam negeri itu, para naga mengorbankan diri mereka untuk menyelamatkan manusia.
Kini, 500 tahun kemudian, kejahatan yang sama telah kembali dan nasib mereka bergantung pada seseorang kesatria bernama Raya, untuk mencari sang naga legendaris yang dapat mempersatukan kembali tanah dan masyarakatnya yang terpisah.
Di sepanjang perjalanannya, Raya belajar bahwa, untuk menyelamatkan dunia, hal yang dibutuhkan bukan hanya seekor naga, namun juga rasa saling percaya dan kerja sama.
Anggun mengatakan, saat ini banyak proyeknya yang tertunda akibat pandemi namun itu tidak dianggapnya sebagai masalah. Sebelum krisis COVID-19 melanda dunia, Anggun disibukkan dengan jadwal kerja yang padat sehingga tidak punya banyak waktu luang. Dalam satu bulan, dia kadang hanya berada di rumah maksimal sepuluh hari.
"Awalnya saya merasa canggung dengan banyaknya waktu, karena nggak biasa. Tapi saya merasa bersyukur karena bisa menghabiskan waktu saya dengan keluarga dan ini membuat saya semakin selektif dalam memilih proyek pekerjaan."
Proyek Besar
Salah satu proyek besar yang akan ia lakukan beberapa bulan lagi adalah The Masked Singer musim ketiga di Prancis. Ada juga proyek lain yang dia siapkan, namun detailnya belum bisa diungkapkan.
"Saya termasuk manusia yang beruntung sekali bisa melebarkan sayap saya dalam banyak kegiatan di luar musik, tapi tidak berarti saya berhenti bermusik! Masih banyak sekali ide di kepala saya yang satu hari nanti akan terwujud dalam lirik dan lagu."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.