PANDI Targetkan Domain .id Tembus 2,8 Juta pada 2031
PANDI menargetkan jumlah domain .id mencapai 2,8 juta pada 2031 seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap domain lokal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Banyak orang belum tahu bahwa mandi ketika terjadi badai petir di musim hujan seperti sekarang ini sebaiknya dihindari.
Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), peitr adalah percikan listrik raksasa di atmosfer antara awan, udara dan tanah. Kebanyakan kilatan petir yang dibuat oleh badai dimulai di dalam awan.
Jika petir itu akan menghantam ke tanah, saluran energi berkembang ke bawah menuju permukaan. Saat petir mencapai 100 yard atau lebih dari tanah, maka objek seperti pohon, semak-semak hingga bangunan mulai mengirimkan percikan energi yang tak terlihat.
Baca juga: Pusat Bolehkan Belajar Tatap Muka, Begini Skenario Sekolah di Jogja
Saat salah satu dari percikan itu terhubungan dengan saluran yang berkembang ke bawah, arus listrik yang besar melonjak dengan cepat dan terjadilah gelombang tanah.
Pada waktu itulah, situasinya bisa memengaruhi kesehatan Anda. Petir bisa memengaruhi orang dalam berbagai cara, baik dari sambaran langsung, cedera kontak atau arus arde.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sekitar 10 persen orang yang tersambar petir meninggal biasanya karena serangan jantung. Anda juga bisa mengalami cedera serius, seperti trauma tumpul, sindrom neurologis, cedera otot, mata, lesi kulit hingga luka bakar.
Baca juga: Vaksin Covid-19 dan Belanja Online Bikin Peluang Bisnis Logistik Besar
Lalu, apa alasannya Anda tak perlu mandi ketika badai petir?
Faktanya dilansir dari Health, petir bisa berjalan melalui pipa dan menyerang seseorang yang sedang mandi. Pipa dan logam lain di rumah kita bisa berfungsi sebagai saluran arus listrik.
"Jika Anda bersentuhan dengan beberapa pipa ledeng atau logam lain di rumah dan ada sambaran petir. Anda bisa terluka parah atau lebih buruk saat listrik melewati logam tersebut," kata Jeffrey A. Andresen, profesor geografi, lingkungan dan ilmu spasial di Michigan State University.
Tapi tak hanya logam dan pipa, air juga bisa membawa arus listrik dari petir. Mary Ann Cooper, profesor kedokteran darurat di University of Illinois di Chicago, mengatakan mandi saat badai petir membuat Anda terbuka terhadap gelombang listrik ganda, yang bisa mengalir melalui pipa dan air.
Hal ini bisa terjadi karena petir mencoba menemukan jalan ke tanah. Jika petir menyambar ke rumah secara langsung atau gedung melalui kabel, pipa ledeng dan kabeh telepon rumah, listrik akan mengikuti jalurnya untuk mencapai tanah.
Terluka akibat mandi saat badai petir memang bukan sesuatu yang sering terjadi. Tapi, hal itu sangat mungkin terjadi. Tidak ada jaminan keamanan mutlak, kecuali menghindarinya total.
"Petir bisa membunuh seseorang yang sedang mandi. Jadi pilihan cerdasnya adalah jangan mengambil risiko dengan mandi saat badai petir," ujar Joseph Dwyer, seorang profesor fisika di Universitas New Hampshire.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PANDI menargetkan jumlah domain .id mencapai 2,8 juta pada 2031 seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap domain lokal.
Enam beasiswa masih buka September 2026. Ada BeaZakat, TELADAN, BAZNAS, FIFGROUP, Amgala hingga Bakti BCA dengan deadline 7-30 September.
Rusia memimpin daftar negara dengan kekayaan sumber daya alam terbesar, dengan estimasi US$75 triliun. Simak 10 negara teratas dan komoditasnya.
Harga motor MotoGP bisa mencapai Rp61,8 miliar. Simak rincian biaya mesin, elektronik, rem, ban, material, hingga biaya operasional tim.
Anthropic merilis Claude Fable 5.1 dan Mythos 5.1 dengan kemampuan coding lebih kuat, cache 75% lebih murah dan safeguard baru.
Menaker Yassierli menyoroti pengangguran muda 17,4 persen di tengah 48 persen perusahaan kesulitan mencari tenaga kerja kompeten.