Jogja Hari Ini Berawan, BMKG Waspadai Hujan di Sejumlah Wilayah
BMKG memprakirakan cuaca Jogja cerah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak prakiraan cuaca DIY dan kota-kota besar di Indonesia.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Tanggal 15 Oktober 2020, masyarakat dunia sedang memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia atau Global Handwashing Day.
Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia ini merupakan momentum yang tepat di tengah pandemi Covid-19 yang menimpa seluruh dunia saat ini.
Hari Cuci Tangan Sedunia pada awalnya didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun. Upaya ini merupakan cara yang efektif dan terjangkau untuk mencegah penyakit dan menyelamatkan nyawa manusia.
Dilansir dari Suara.com--jaringan Harianjogja.com, berikut ini sejarah cuci tangan sedunia selengkapnya.
Hari cuci tangan sedunia awalnya dicetuskan oleh Global Handwashing Partnership yang dulunya bernama Global Public Private Partnership for Handwashing (PPPHW).
Global Handwashing Partnership sendiri merupakan koalisi stakeholders internasional yang bekerja secara eksplisit untuk mempromosikan cuci tangan dengan sabun. Global Handwashing Partnership memiliki kepercayaan bahwa kebersihan merupakan pilar dari pembangunan dan kesehatan masyarakat internasional.
Di tahun 2008, Global Handwashing Partnership kemudian menetapkan tanggal 15 Oktober sebagai Hari Cuci Tangan Sedunia. Penetapan ini dilakukan melalui Annual World Water Week yang berlangsung pada 17 – 23 Agustus 2008 di Stockholm, Swedia.
Saat itu, Global Handwashing Partnership melibatkan 120 juta anak di seluruh dunia untuk berpartisipasi dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Setelahnya, Hari Cuci Tangan Sedunia semakin berkembang dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga sosial, sekolah, hingga lembaga kesehatan internasional.
Di tengah pandemi Covid-19, Global Handwashing Partnership mengajak masyarakat internasional untuk merefleksikan pandemi ini sebagai pengingat bahwa salah satu cara paling efektif dan sederhana untuk menghentikan penyebaran virus adalah dengan menjaga kebersihan tangan.
Oleh karenanya, mencuci tangan dengan sabun perlu menjadi prioritas di masa kritis sekarang ini demi keberlangsungan hidup masyarakat internasional di masa depan.
Hari Cuci Tangan Sedunia 2020 mengangkat tema “Hand Hygiene for All”. Lewat tema ini, masyarakat di seluruh dunia diajak untuk semakin meningkatkan kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air untuk mencapai kebersihan dan kesehatan yang bersifat universal.
Demikian sejarah Hari Cuci Tangan Sedunia. Mari bersama membangun komunitas yang selalu menjaga kebersihan demi keberlangsungan hidup di masa depan. Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
BMKG memprakirakan cuaca Jogja cerah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Simak prakiraan cuaca DIY dan kota-kota besar di Indonesia.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Rabu 5 Agustus 2026. Simak prakiraan suhu dan kelembapan di Kota Jogja hingga Gunungkidul.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Prabowo dan PM Thailand Anutin menyepakati Roadmap Kemitraan Strategis 2026–2030 serta memperkuat kerja sama di berbagai sektor.
KPK menggeledah Kantor Imigrasi Jakarta Selatan terkait dugaan pemerasan izin tinggal WNA. Delapan tersangka telah ditetapkan.
Posyandu Matahari di Sleman disiapkan menjadi model layanan kesehatan ibu dan anak melalui kolaborasi Pemkab Sleman, BRI, dan Rabu Biru Foundation.