Hari Ini, IHSG Ditutup Amblas 3,54 Persen ke level 6.094,94
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Churails - Youtube
Harianjogja.com, ISLAMABAD—Pemerintah Pakistan mengkritik tajam penayangan serial drama yang ditayangkan di platform video streaming bertema perempuan tangguh.
Serial itu lantas dihapus dari platform video streaming yang kemudian memicu komentar dari pencipta serial itu. Mereka menyebut tindakan Pemerintah Pakistan itu membuat kondisi seperti home run bagi para misoginis (pembenci wanita).
Serial berisi 10 episode, tayang mulai Agustus dan mengisahkan empat perempuan membuat agen detektif untuk menangkap basah suami-suami yang menyeleweng, banyak dipuji karena memperlihatkan perempuan tangguh.
Drama itu juga memperlihatkan perempuan mengucapkan sumpah serapah, minum dan mengonsumsi obat-obatan, hal-hal yang dianggap tabu di Pakistan, termasuk soal pelecehan seksual, pemerkosaan dalam pernikahan dan homoseksualitas.
Serial berjudul Churails atau Penyihir pekan ini dihapus dari platform streaming Zee5 tanpa penjelasan. Platform yang berasal dari India itu tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.
Otoritas Telekomunikasi Pakistan mengatakan menghubungi platform tersebut setelah menerima keluhan tentang serial tersebut.
"Kami tidak dapat memblokir [konten] sendiri, tetapi kami dapat menghubungi platform, yang telah kami lakukan," kata pejabat anonim itu.
Penulis dan sutradara Asim Abbasi mengatakan keputusan untuk menghapus pertunjukan itu sudah diprediksi, namun tetap mengecewakan. "Ini bukan hanya kerugian untuk saya. Ini kerugian bagi perempuan dan komunitas yang terpinggirkan," cuitnya.
"Dan ini adalah home run untuk semua misoginis yang sekali lagi telah membuktikan bahwa mereka adalah satu-satunya suara yang penting."
Sedih
Aktor Nimra Bucha, yang berperan sebagai pembunuh di acara itu, mengatakan para pemeran sedih dengan tindakan tersebut.
"Ini adalah proyek yang sangat kami banggakan. Kami mendukung cerita yang telah kami ceritakan, dan cara kami menceritakannya. Ini adalah cerita yang sangat khas Pakistan," katanya kepada Thomson Reuters Foundation.
Kritikus film Pakistan Omair Alavi mengatakan Zee5 telah mengambil risiko besar dalam memilih Churails sebagai tayangan pertama dari serangkaian karya dari sutradara Pakistan karena drama itu sangat berbeda dari apa yang biasa dilihat oleh penonton. Hak-hak perempuan adalah masalah yang diperdebatkan di Pakistan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.