Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Poster sinetron TVRI "Marbot Ali". ANTARA/HO-TVRI.
Harianjogja.com, JAKARTA—Sinetron “Marbot Ali” produksi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI meraih penghargaan program terbaik kategori film atau FTV religi atau sinetron dalam ajang Anugerah Syiar Ramadan 2025. Penghargaan tersebut diberikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dalam acara yang digelar di Auditorium Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2025).
Penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2025 ini menjadi pengakuan atas kualitas sinetron Marbot Ali yang memadukan dakwah, komedi religi, dan pesan program pemerintah dalam satu kemasan tayangan Ramadan.
Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, menyebut sinetron tersebut tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga membawa nilai edukatif.
"Sinetron 'Marbot Ali' tidak hanya bermuatan dakwah dalam bungkus drama komedi religi, tetapi juga memuat pesan berbagai program pemerintah," kata Iman Brotoseno dalam keterangan persnya di Jakarta pada Sabtu (7/2/2026).
Ia menegaskan TVRI kini kembali serius menggarap program drama hiburan, mengulang kejayaan era 1990-an dengan pendekatan format dan cerita yang lebih kekinian.
"Kami serius menggarap program drama ini. Kami sudah menggarap ulang serial masa lalu dengan format dan cerita kekinian. Mudah-mudahan TVRI akan semakin banyak memproduksi serial drama dan mendapat hati di masyarakat," katanya.
Anugerah Syiar Ramadan merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh KPI Pusat bersama Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia untuk mengapresiasi lembaga penyiaran yang menghadirkan tayangan berkualitas selama Ramadan.
KPI berharap penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2025 ini mendorong industri penyiaran nasional terus menghadirkan konten Ramadan yang edukatif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan sinetron Marbot Ali dinilai dapat menjadi contoh bahwa tayangan religi dapat dikemas secara menarik tanpa meninggalkan pesan moral dan nilai dakwah yang kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.